Entries (RSS)
KLIK SALAH SATU LINK IKLAN DIBAWAH UNTUK MENGHILANGKAN KOTAK INI
.

Melakukan Asuhan Keperawatan (Askep) merupakan aspek legal bagi seorang perawat walaupun format model asuhan keperawatan di berbagai rumah sakit berbeda-beda. Seorang perawat Profesional di dorong untuk dapat memberikan Pelayanan Kesehatan seoptimal mungkin, memberikan informasi secara benar dengan memperhatikan aspek legal etik yang berlaku. Metode perawatan yang baik dan benar merupakan salah satu aspek yang dapat menentukan kualitas “asuhan keperawatan” (askep) yang diberikan yang secara langsung maupun tidak langsung dapat meningkatkan brand kita sebagai perawat profesional. Pemberian Asuhan keperawatan pada tingkat anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia hingga bagaimana kita menerapkan manajemen asuhan keperawatan secara tepat dan ilmiah diharapkan mampu meningkatkan kompetensi perawat khususnya di indonesia

Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Penyakit. Tampilkan semua postingan

TINJAUAN TEORI : ULKUS DEKUBITUS

PENDAHULUAN
Kita kehilangan sekitar satu gram sel kulit setiap harinya karena gesekan kulit pada baju dan aktivitas higiene yang dilakukan setiap hari seperti mandi.
Dekubitus dapat terjadi pada setiap tahap umur, tetapi hal ini merupakan masalah yang khusus pada lansia. Khsusnya pada klien dengan imobilitas.
Seseorang yang tidak im-mobil yang tidak berbaring ditempat tidur sampai berminggu-minggu tanpa terjadi dekubitus karena dapat berganti posisi beberapa kali dalam sejam. Penggantian posisi ini, biarpun hanya bergeser, sudah cukup untuk mengganti bagian tubuh yang kontak dengan alas tempat tidur.
Sedangkan im-mobilitas hampir menyebabkan dekubitus bila berlangsung lama. Terjadinya ulkus disebabkan ganggual aliran darah setempat, dan juga keadaan umum dari penderita.
Dekubitus adalah kerusakan/kematian kulit sampai jaringan dibawah kulit, bahkan menembus otot sampai mengenai tulang akibat adanya penekanan pada suatu area secara terus menerus sehingga mengakibatkan gangguan sirkulasi darah setempat.
Walaupun semua bagian tubuh mengalami dekubitus, bagian bawah dari tubuhlah yang terutama beresiko tinggi dan membutuhkan perhatian khsus.
Area yang biasa terjadi dekubitus adalah tempat diatas tonjolan tulang dan tidak dilindungi oleh cukup dengan lemak sub kutan, misalnya daerah sakrum, daerah trokanter mayor dan spina ischiadica superior anterior, daerah tumit dan siku.
Dekubitus merupakan suatu hal yang serius, dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi pada penderita lanjut usia. Dinegara-negara maju, prosentase terjadinya dekubitus mencapai sekitar 11% dan terjadi dalam dua minggu pertama dalam perawatan.
Usia lanjut mempunyai potensi besar untuk terjadi dekubitus karena perubahan kulit berkaitan dengan bertambahnya usia antara lain:
• Berkurangnya jaringan lemak subkutan
• Berkurangnya jaringan kolagen dan elastin
• Menurunnya efesiensi kolateral kapiler pada kulit sehingga kulit menjadi lebih tipis dan rapuh.

TIPE ULKUS DEKUBITUS
Berdasarkan waktu yang diperlukan untuk penyembuhan dari suatu ulkus dekubitus dan perbedaan temperatur dari ulkus dengan kulit sekitarnya, dekubitus dapat dibagi menjadi tiga;
1. Tipe normal
Mempunyai beda temperatur sampai dibawah lebih kurang 2,5oC dibandingkan kulit sekitarnya dan akan sembuh dalam perawatan sekitar 6 minggu. Ulkus ini terjadi karena iskemia jaringan setempat akibat tekanan, tetapi aliran darah dan pembuluh-pembuluh darah sebenarnya baik.
2. Tipe arterioskelerosis
Mempunyai beda temperatur kurang dari 1oC antara daerah ulkus dengan kulit sekitarnya. Keadaan ini menunjukkan gangguan aliran darah akibat penyakit pada pembuluh darah (arterisklerotik) ikut perperan untuk terjadinya dekubitus disamping faktor tekanan. Dengan perawatan, ulkus ini diharapkan sembuh dalam 16 minggu.
3. Tipe terminal
Terjadi pada penderita yang akan meninggal dunia dan tidak akan sembuh.

PATOFISIOLOGI TERJADINYA DEKUBITUS
Tekanan daerah pada kapiler berkisar antara 16 mmHg-33 mmHg. Kulit akan tetap utuh karena sirkulasi darah terjaga, bila tekanan padanya masih berkisar pada batas-batas tersebut. Tetapi sebagai contoh bila seorang penderita immobil/terpancang pada tempat tidurnya secara pasif dan berbaring diatas kasur busa maka tekanan daerah sakrum akan mencapai 60-70 mmHg dan daerah tumit mencapai 30-45 mmHg.
Tekanan akan menimbulkan daerah iskemik dan bila berlanjut terjadi nokrosis jaringan kulit. Percobaan pada binatang didapatkan bahwa sumbatan total pada kapiler masih bersifat reversibel bila kurang dari 2 jam. Seorang yang terpaksa berbaring berminggu-minggu tidak akan mengalami dakubitus selama dapat mengganti posisi beberapa kali perjammnya.
Selain faktor tekanan, ada beberapa faktor mekanik tambahan yang dapat memudahkan terjadinya dekubitus;
• Faktor teregangnya kulit misalnya gerakan meluncur ke bawah pada penderita dengan posisi dengan setengah berbaring
• Faktor terlipatnya kulit akiab gesekan badan yang sangat kurus dengan alas tempat tidur, sehingga seakan-akan kulit “tertinggal” dari area tubuh lainnya.
Faktor teragannya kulit akibat daya luncur antara tubuh dengan alas tempatnya berbaring akan menyebabkan terjadinya iskemia jaringan setempat.
Keadaan ini terjadi bila penderita immobil, tidak dibaringkan terlentang mendatar, tetapi pada posisi setengah duduk. Ada kecenderungan dari tubuh untuk meluncur kebawah, apalagi keadaannya basah. Sering kali hal ini dicegah dengan memberikan penhalang, misalnya bantal kecil/balok kayu pada kedua telapak kaki. Upaya ini hanya akian mencegah pergerakan dari kulit, yang sekarang terfiksasi dari alas, tetapi rangka tulang tetap cederung maju kedepan. Akibatnya terjadi garis-garis penekanan/peregangan pada jaringan subkutan yang sekan-akan tergunting pada tempat-tempat tertentu, dan akan terjadi penutupan arteriole dan arteri-arteri kecil akibat terlalu teregang bahkan sampai robek. Tenaga menggunting ini disebut Shering Forces.
Sebagai tambahan dari shering forces ini, pergerakan dari tubuh diatas alas tempatnya berbaring, dengan fiksasi kulit pada permukaan alas akan menyebabkan terjadinya lipatan-lipatan kulit (skin folding). Terutama terjadi pada penderita yang kurus dengan kulit yang kendur. Lipatan-lipatan kulit yang terjadi ini dapat menarik/mengacaukan (distorsi) dan menutup pembuluh-pembuluh darah.
Sebagai tambahan dari efek iskemia langsung dari faktor-faktor diatas, masih harus diperhatikan terjadinya kerusakan edotil, penumpukan trombosit dan edema. Semua inidapat menyebabkan nekrosis jarigan akibat lebih terganggunya aliran darah kapiler. Kerusakan endotil juga menyebabkn pembuluh darah mudah rusak bila terkena trauma.
Faktor tubuh sendiri (faktor intrinsik) juga berperan untuk terjadinya dekubitus antara lain;

FAKTOR INTRINSIK
• Selama penuaan, regenerasi sel pada kulit menjadi lebih lambat sehingga kulit akan tipis (tortora & anagnostakos, 1990)
• Kandungan kolagen pada kulit yang berubah menyebabkan elastisitas kulit berkurang sehingga rentan mengalami deformasi dan kerusakan.
• Kemampuan sistem kardiovaskuler yang menurun dan sistem arteriovenosus yang kurang kompeten menyebabkan penurunan perfusi kulit secara progresif.
• Sejumlah penyakit yang menimbulkan seperti DM yang menunjukkan insufisiensi kardiovaskuler perifer dan penurunan fungsi kardiovaskuler seperti pada sistem pernapasan menyebabkan tingkat oksigenisasi darah pada kulit menurun.
• Status gizi, underweight atau kebalikannya overweight
• Anemia
• Hipoalbuminemia yang mempermudah terjadinya dekubitus dan memperjelek penyembuhan dekubitus, sebaliknya bila ada dekubitus akam menyebabkan kadar albumin darah menurun
• Penyakit-penyakit neurologik, penyakit-penyakit yang merusak pembuluh darah, juga mempermudah dan meperjelek dekubitus
• Keadaan hidrasi/cairan tubuh perlu dinilai dengan cermat.

FAKTOR EKSTRINSIK
• Kebersihan tempat tidur,
• alat-alat tenun yang kusut dan kotor, atau peralatan medik yang menyebabkan penderita terfiksasi pada suatu sikap tertentu juga memudahkan terjadinya dekubitus.
• Duduk yang buruk
• Posisi yang tidak tepat
• Perubahan posisi yang kurang

PENAMPILAN KLINIS DARI DEKUBITUS
Karakteristik penampilan klinis dari dekubitus dapat dibagi sebagai berikut;

Mengingat patofisiologi terjadinya dekubitus adalah penekanan pada daerah-daerah tonjolan tulang, harusla diingat bahwa kerusakan jaringan dibawah tempat yang mengalami dekubitus adalah lelih luas dari ulkusnya.

PENGELOLAAN DEKUBITUS
Pengelolaan dekubitus diawali dengan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya dekubitus dengan mengenal penderita risiko tinggi terjadinya dekubitus, misalnya pada penderita yang immobil dan konfusio.
Usaha untuk meremalkan terjadinya dekubitus ini antara lain dengan memakai sistem skor Norton. Skor dibawah 14 menunjukkan adanya risiko tinggi untuk terjadinya dekubitus. Dengan evaluasi skor ini dapat dilihat perkembangan penderita
Tindakan berikutnya adalan menjaga kebersihan penderita khususnya kulit, dengan memandikan setiap hari. Sesudah keringkan dengan baik lalu digosok dengan lotion, terutama dibagian kulit yang ada pada tonjolan-tonjolan tulang. Sebaiknya diberikan massase untuk melancarkan sirkulasi darah, semua ekskreta/sekreta harus dibersihkan dengan hati-hati agari tidak menyebabkan lecet pada kulit penderita.
Tindakan selanjutnya yang berguna baik untuk pencegahan maupun setelah terjadinya dekubitus adalah:
1. Meningkatkan status kesehatan penderita;
umum; memperbaiki dan menjaga keadaan umum penderita, misalnya anemia diatasi, hipoalbuminemia dikoreksi, nutirisi dan hidarasi yang cukup, vitamin (vitamin C) dan mineral (Zn) ditambahkan.
khusus; coba mengatasi/mengoabati penyakit-penyakit yang ada pada penderita, misalnya DM.
2. Mengurangi/memeratakan faktor tekanan yang mengganggu aliran darah;
a. Alih posisi/alih baring/tidur selang seling, paling lama tiap dua jam. Keberatan pada cara ini adalah ketergantungan pada tenaga perawat yang kadang-kadang sudah sangat kurang, dan kadang-kadang mengganggu istirahat penderita bahkan menyakitkan.
b. Kasur khusus untuk lebih memambagi rata tekan yang terjadi pada tubuh penderita, misalnya; kasur dengan gelembung tekan udara yang naik turun, kasur air yang temperatur airnya dapat diatur. (keberatan alat canggih ini adalah harganya mahal, perawatannya sendir harus baik dan dapat ruasak)
c. Regangan kulit dan lipatan kulit yang menyebabkan sirkulasi darah setempat terganggu, dapat dikurangi antara lain;
• Menjaga posisi penderita, apakah ditidurkan rata pada tempat tidurnya, atau sudah memungkinakan untuk duduk dikursi.
• Bantuan balok penyangga kedua kaki, bantal-bantal kecil utuk menahan tubuh penderita, “kue donat” untuk tumit,
• Diluar negeri sering digunakan kulit domba dengan bulu yang lembut dan tebal sebagai alas tubuh penderita.
Bagitu tampak kulit yang hiperemis pada tubuh penderita, khsusnya pada tempat-tempat yang sering terjadi dekubitus, semua usaha-usahan diatas dilakukan dengan lebih cermat untuk memperbaiki iskemia yang terjadi, sebab sekali terjadi kerusakan jaringa upaya penyembuhan akan lebih rumit.
Bila sudah terjadi dekubitus, tentukan stadium dan tindakan medik menyesuaikan apa yang dihadapi:

1. Dekubitus derajat I
Dengan reaksi peradangan masih terbatas pada epidermis;
kulit yang kemerahan dibersihkan hati-hati dengan air hangat dan sabun, diberi lotion,
kemudian dimassase 2-3 kali/hari.

2. Dekubitus derajat II
Dimana sudah terjadi ulkus yang dangkal;
Perawatan luka harus memperhatikan syarat-syarat aseptik dan antiseptik.
Daerah bersangkutan digesek dengan es dan dihembus dengan udara hangat bergantian untuk meransang sirkulasi.
Dapat diberikan salep topikal, mungkin juga untuk meransang tumbuhnya jaringan muda/granulasi,
Penggantian balut dan salep ini jangan terlalu sering karena malahan dapat merusakkan pertumbuhan jaringan yang diharapkan.

3. Dekubitus derajat III
Dengan ulkus yang sudah dalam, menggaung sampai pada bungkus otot dan sering sudah ada infeksi;
Usahakan luka selalu bersih dan eksudat disusahakan dapat mengalir keluar.
Balut jangan terlalu tebal dan sebaliknya transparan sehingga permeabel untuk masukknya udara/oksigen dan penguapan.
Kelembaban luka dijaga tetap basah, karena akan mempermudah regenarasi sel-sel kulit.
Jika luka kotor dapat dicuci dengan larutan NaCl fisiologis.
Antibiotik sistemik mungkin diperlukan.

4. Dekubitus derajat IV
Dengan perluasan ulkus sampai pada dasar tulang dan sering pula diserta jaringan nekrotik;
Semua langkah-langkah diatas tetap dikerjakan dan jaringan nekrotik yang adal harus dibersihkan , sebaba akan menghalangi pertumbuhgan jaringan/epitelisasi.
Beberapa preparat enzim coba diberikan untuk usaha ini, dengan tujuan mengurangi perdarahan, dibanding tindakan bedah yang juga merupakan alternatif lain. Setelah jaringan nekrotik dibuang danluka bersih, penyembuhan luka secara alami dapat diharapkan.
Beberapa usaha mempercepat adalah antara lain dengan memberikan oksigenisasi pada daerah luka, Tindakan dengan ultrasono untuk membuka sumbatan-sumbatan pembuluh darah dan sampai pada transplantasi kulit setempat. Angka mortalitas dekubitus derajat IV ini dapat mencapai 40%.

ASUHAN KEPERAWATAN : ASITES (TINJAUAN TEORI)

Apa itu asites?

Ascites adalah akumulasi cairan (biasanya cairan serosa yang merupakan cairan berwarna kuning pucat dan jelas) dalam rongga (peritoneal) perut. Rongga perut terletak di bawah rongga dada, dipisahkan oleh diafragma. cairan asites dapat memiliki banyak sumber seperti penyakit hati, kanker, gagal jantung kongestif, atau gagal ginjal.

Apa yang menyebabkan asites?

Penyebab paling umum dari ascites adalah penyakit hati yang lanjut atau sirosis. Sekitar 80% kasus ascites terjadi karena sirosis. Meskipun mekanisme yang tepat pembangunan ascites tidak sepenuhnya dipahami, teori yang paling menunjukkan adalah akibat hipertensi portal (tekanan meningkat dalam aliran darah hati) sebagai kontributor utama. Prinsip dasarnya adalah mirip dengan pembentukan edema tempat lain dalam tubuh akibat ketidakseimbangan tekanan di dalam sirkulasi (sistem tekanan tinggi) dan di luar, dalam hal ini, rongga perut (spasi tekanan rendah). Peningkatan tekanan darah portal dan penurunan albumin (protein yang dibawa dalam darah) dapat bertanggung jawab dalam membentuk gradien tekanan dan mengakibatkan perut ascites.

Faktor lain yang dapat menyebabkan ascites adalah retensi garam dan air. Volume sirkulasi darah dapat dianggap rendah oleh sensor di ginjal sebagai pembentukan asites. Ini menandakan ginjal untuk menyerap kembali lebih banyak garam dan air untuk mengkompensasi hilangnya volume.

Beberapa penyebab lain dari ascites berhubungan dengan gradien tekanan yang meningkat adalah gagal jantung kongestif dan gagal ginjal lanjut akibat retensi umum cairan dalam tubuh.

Dalam kasus yang jarang terjadi, peningkatan tekanan dalam sistem portal bisa disebabkan oleh obstruksi internal atau eksternal kapal portal, mengakibatkan hipertensi portal tanpa sirosis. Contoh ini bisa adanya massa (atau tumor) menekan pada pembuluh portal dari dalam rongga perut atau pembentukan bekuan darah di pembuluh portal menghalangi aliran normal dan meningkatkan tekanan dalam wadah (misalnya, sindrom Budd-Chiari) .

Ada juga ascites formasi sebagai akibat dari kanker, yang disebut ascites ganas. Jenis asites biasanya manifestasi kanker dari organ-organ dalam rongga perut, seperti, kanker usus besar, kanker pankreas, kanker perut, kanker payudara, limfoma, kanker paru-paru, atau kanker ovarium.

asites pankreas dapat dilihat pada orang dengan pankreatitis kronis (lama berdiri) atau peradangan pada pankreas. Penyebab paling umum dari pankreatitis kronis adalah penyalahgunaan alkohol berkepanjangan. Pankreas asites juga bisa disebabkan oleh pankreatitis akut serta trauma pancreas.

jenis asites?

Secara tradisional, ascites dibagi menjadi 2 jenis; transudative atau eksudatif. Klasifikasi ini didasarkan pada jumlah protein yang ditemukan dalam cairan.

Sebuah sistem yang lebih berguna telah dikembangkan untuk mengklasifikasikan berdasarkan jumlah albumin dalam cairan asites dibandingkan dengan albumin serum (albumin diukur dalam darah). Ini disebut Serum Albumin Ascites Gradient atau Saag.

* Ascites berhubungan dengan hipertensi portal (sirosis, gagal jantung kongestif, Budd-Chiari) umumnya lebih besar dari 1.1.

* Ascites disebabkan oleh alasan lain (ganas, pankreatitis) lebih rendah dari 1,1.

Faktor-Faktor Risiko untuk ascites?

Penyebab paling umum ascites adalah sirosis hati. Banyak faktor risiko ascites berkembang dari sirosis hati. Faktor risiko yang paling umum termasuk hepatitis B, hepatitis C, dan penyalahgunaan alkohol berlangsung lama. Faktor-faktor risiko potensial terkait dengan kondisi yang mendasari lainnya, seperti gagal jantung kongestif, keganasan, dan penyakit ginjal.

Apa saja gejala asites?

Mungkin tidak ada gejala yang berhubungan dengan ascites terutama jika ringan (biasanya kurang dari sekitar 100 - 400 ml pada dewasa). Sebagai cairan menumpuk, peningkatan lilit batang perut dan ukuran yang biasa terlihat. Nyeri perut, ketidaknyamanan, dan kembung juga sering dianggap sebagai ascites menjadi lebih besar. Sesak napas juga dapat terjadi dengan ascites besar karena meningkatnya tekanan pada diafragma dan migrasi fluida melintasi diafragma menyebabkan efusi pleura (cairan di sekitar paru-paru).

Kapan harus menghubungi dokter ?

Orang dengan ascites harus secara rutin diperiksa oleh dokter. Pencernaan (spesialis dalam penyakit gastrointestinal) dan hepatologist (spesialis hati) sering melihat pasien dengan asites akibat penyakit hati. spesialis lain juga bisa merawat pasien dengan asites berdasarkan penyebab yang mungkin dan kondisi yang mendasarinya. Para ahli biasanya meminta pasien untuk pertama menghubungi dokter utama mereka jika terjadi peningkatan ascites. Jika ascites menyebabkan gejala sesak nafas, perut tidak nyaman, atau ketidakmampuan untuk melakukan tugas-tugas sehari-hari normal seperti berjalan, dokter utama pasien harus diberitahu.

Bagaimana asites didiagnosis?

Ascites Didiagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik dalam hubungannya dengan sejarah medis rinci untuk memastikan penyebab ascites yang mungkin karena sering dianggap sebagai gejala tidak spesifik untuk penyakit lainnya. Jika cairan asites lebih besar dari 500 ml, dapat dibuktikan pada pemeriksaan fisik oleh gelombang fluida dilakukan oleh dokter memeriksa perut. jumlah kecil cairan dapat dideteksi oleh USG perut. Kadang-kadang, ascites ditemukan secara kebetulan oleh USG atau CT scan dilakukan untuk mengevaluasi kondisi lain.

Diet

Mengelola asites pada pasien dengan sirosis biasanya melibatkan diet membatasi asupan natrium dan penggunaan diuretik (pil air). Membatasi asupan natrium (garam) diet untuk kurang dari 2 gram per hari adalah sangat praktis, sukses, dan banyak direkomendasikan untuk pasien dengan asites. Dalam sebagian besar kasus, pendekatan ini perlu digabungkan dengan penggunaan diuretik sebagai pembatasan garam saja umumnya bukan cara yang efektif untuk mengobati ascites. Konsultasi dengan ahli gizi dalam hal pembatasan garam sehari-hari bisa sangat membantu untuk pasien dengan asites.
Obat

Diuretik meningkatkan ekskresi air dan garam dari ginjal. Rejimen diuretik direkomendasikan dalam pengaturan ascites hati terkait adalah kombinasi dari spironolactone (aldactone) dan furosemid (Lasix). dosis harian tunggal spironolactone 100 miligram dan 40 miligram furosemide adalah dosis awal yang biasa dianjurkan. Hal ini dapat secara bertahap ditingkatkan untuk mendapatkan respon yang tepat dengan dosis maksimum 400 miligram spironolactone dan 160 miligram furosemide, selama pasien dapat mentolerir meningkatkan dosis tanpa efek samping. Mengambil obat-obat ini bersama-sama di pagi hari biasanya disarankan untuk mencegah sering buang air kecil pada malam hari.

Terapi paracentesis

Untuk pasien yang tidak merespon dengan baik atau tidak dapat mentolerir rejimen di atas, paracentesis terapeutik sering (jarum dengan hati-hati ditempatkan ke daerah perut, di bawah kondisi steril) dapat dilakukan untuk menghapus sejumlah besar cairan. Sebuah beberapa liter (hingga 4 sampai 5 liter) cairan dapat dihapus dengan aman oleh prosedur ini setiap kali. Untuk pasien dengan asites ganas, prosedur ini juga mungkin lebih efektif daripada menggunakan diuretik.

Operasi

Untuk kasus yang lebih tahan api, prosedur operasi mungkin diperlukan untuk mengontrol ascites. Transjugular shunts portosystemic intrahepatik (TIPS) adalah prosedur dilakukan melalui vena jugularis internal (pembuluh darah utama di leher) di bawah anestesi lokal oleh radiolog intervensi. shunt adalah ditempatkan antara sistem vena portal dan sistem vena sistemik (vena kembali darah kembali ke jantung), sehingga mengurangi tekanan portal. Prosedur ini disediakan untuk pasien yang memiliki respon minimal untuk perawatan medis agresif. Telah terbukti mengurangi ascites dan baik membatasi atau menghilangkan penggunaan diuretik dalam sebagian besar kasus dilakukan. Namun, hal ini terkait dengan komplikasi yang signifikan seperti ensefalopati hepatic (kebingungan) dan bahkan kematian.

Lebih tradisional penempatan shunt (shunt shunt portosystemic peritoneovenous dan sistemik) telah dasarnya ditinggalkan karena tingkat tinggi komplikasi.
Transplantasi hati

Akhirnya, transplantasi hati untuk sirosis lanjut dapat dianggap sebagai perawatan untuk ascites karena kegagalan hati. transplantasi hati melibatkan proses yang sangat rumit dan berkepanjangan dan membutuhkan pemantauan sangat dekat dan manajemen oleh spesialis transplantasi. Apa komplikasi asites?

Beberapa komplikasi asites dapat dihubungkan dengan ukurannya. Akumulasi cairan dapat menyebabkan kesulitan bernapas dengan menekan diafragma dan pembentukan efusi pleura.

Infeksi lain adalah komplikasi serius dari ascites. Pada pasien dengan ascites berhubungan dengan hipertensi portal, bakteri dari usus spontan dapat menginvasi cairan peritoneal (asites) dan menyebabkan infeksi. Hal ini disebut peritonitis bakteri spontan atau SBP. Antibodi jarang terjadi di ascites dan, karenanya, respon imun dalam cairan asites sangat terbatas. Diagnosis dari SBP dibuat dengan melakukan paracentesis dan menganalisa cairan untuk jumlah sel darah putih atau bukti pertumbuhan bakteri.

sindrom Hepatorenal adalah jarang, tetapi serius dan berpotensi mematikan (tingkat kelangsungan hidup rata-rata berkisar antara 2 minggu sampai sekitar 3 bulan) komplikasi ascites berhubungan dengan sirosis hati menyebabkan kegagalan ginjal progresif. Mekanisme yang tepat dari sindrom ini tidak cukup dikenal, tetapi dapat hasil dari pergeseran dalam cairan, gangguan aliran darah ke ginjal, terlalu sering menggunakan diuretik, dan administrasi kontras atau obat yang dapat membahayakan ginjal.

asites bisa dicegah?
Pencegahan ascites sebagian besar melibatkan mencegah faktor-faktor risiko kondisi yang mendasarinya.

Pada pasien dengan penyakit hati dan sirosis dari setiap penyebab, menghindari konsumsi alkohol nyata dapat mengurangi risiko pembentukan asites. Nonsteroidal obat antiinflamasi [ibuprofen (Advil, Motrin, dll)] juga harus dibatasi pada pasien dengan sirosis karena dapat mengurangi aliran darah ke ginjal, sehingga membatasi ekskresi garam dan air. Mematuhi pembatasan diet garam juga ukuran lain pencegahan sederhana untuk mengurangi ascites. Apakah pandangan (prognosis) untuk asites?

Secara umum, prognosis malignant ascites adalah buruk. Kebanyakan kasus memiliki waktu kelangsungan hidup rata-rata antara 20-58 minggu, tergantung pada jenis keganasan seperti yang ditunjukkan oleh sekelompok peneliti.

Ascites karena sirosis biasanya merupakan tanda penyakit hati lanjut dan biasanya memiliki prognosis kurang baik (3 tahun kelangsungan hidup sekitar 50%).

Ascites karena gagal jantung memiliki prognosis bagi pasien dapat hidup tahun dengan perawatan yang tepat (kelangsungan hidup rata-rata sekitar 1,7 tahun untuk laki-laki dan sekitar 3,8 untuk perempuan dalam satu penelitian besar).
Kesimpulan
* Ascites mengacu pada akumulasi abnormal cairan dalam rongga (peritoneal) perut.
* Penyebab paling umum ascites adalah sirosis hati.
* Pengobatan asites tergantung dari penyebabnya yang mendasarinya.





Gejala Amenorhea, Penyebab dan Pengobatan

Apa itu amenorrhea?

Amenore adalah istilah medis untuk tidak adanya periode menstruasi, baik secara permanen atau sementara. Amenorrhea dapat diklasifikasikan sebagai primer atau sekunder. Dalam amenore primer, periode menstruasi tidak pernah dimulai (berdasarkan umur 16), sedangkan amenore sekunder didefinisikan sebagai tidak adanya menstruasi selama tiga siklus berturut-turut atau jangka waktu lebih dari enam bulan pada wanita yang sebelumnya menstruasi.

Siklus menstruasi dapat dipengaruhi oleh banyak faktor internal seperti perubahan sementara di tingkat hormonal, stres, dan penyakit, serta faktor eksternal atau lingkungan. Hilang satu periode menstruasi jarang tanda masalah serius atau kondisi medis yang mendasari, tapi amenore dari durasi yang lebih lama mungkin menandakan adanya suatu penyakit atau kondisi kronis.

Apa yang menyebabkan amenorrhea?

Siklus menstruasi normal terjadi karena perubahan kadar hormon dibuat dan dikeluarkan oleh indung telur. Ovarium merespon sinyal hormon dari kelenjar pituitari yang terletak di dasar otak, yang, pada gilirannya, dikendalikan oleh hormon yang diproduksi di hipotalamus otak. Gangguan yang mempengaruhi setiap komponen siklus peraturan dapat menyebabkan amenore. Namun, penyebab umum amenore pada wanita muda kadang-kadang diabaikan atau disalahpahami oleh individu dan lain-lain, adalah kehamilan yang tidak terdiagnosa. Amenore pada kehamilan merupakan fungsi fisiologis normal. Kadang-kadang, masalah mendasar yang sama dapat menyebabkan atau memberikan kontribusi baik untuk amenore primer atau sekunder. Sebagai contoh, masalah hipotalamus, anoreksia atau olahraga ekstrim dapat memainkan peran utama dalam menyebabkan amenore tergantung pada usia orang dan jika ia telah mengalami menarche.

Amenore primer
Amenore primer biasanya merupakan hasil dari kondisi genetik atau anatomi pada wanita muda yang tidak pernah mengembangkan periode menstruasi (pada usia 16) dan tidak hamil. Banyak kondisi genetik yang ditandai dengan amenore adalah kondisi di mana beberapa atau semua organ normal wanita internal baik gagal untuk membentuk normal selama perkembangan janin atau gagal berfungsi dengan baik. Penyakit kelenjar pituitary dan hipotalamus (suatu wilayah otak yang penting untuk mengontrol produksi hormon) juga dapat menyebabkan amenore primer sejak daerah ini memainkan peran penting dalam pengaturan hormon ovarium.

disgenesis gonad adalah nama dari kondisi di mana ovarium sebelum waktunya habis folikel dan oosit (sel telur) yang menyebabkan kegagalan prematur ovarium. Ini adalah salah satu kasus yang paling umum dari amenore primer pada wanita muda.

Penyebab lain genetik sindrom Turner, di mana perempuan kurang semua atau bagian dari salah satu dari dua kromosom X yang biasanya ada pada wanita. Pada sindrom Turner, ovarium diganti dengan jaringan parut dan produksi estrogen minimal, mengakibatkan amenore. Estrogen-induced pematangan dari alat kelamin perempuan eksternal dan karakteristik seks juga gagal terjadi pada sindrom Turner.

Kondisi lain yang mungkin penyebab dari amenore primer termasuk ketidakpekaan androgen (di mana individu telah XY (laki-laki) kromosom tetapi tidak mengembangkan karakteristik eksternal laki-laki karena kurangnya respon terhadap testosteron dan efek nya), hiperplasia adrenal bawaan, dan polikistik ovary syndrome (PCOS).

Amenore sekunder
Kehamilan adalah penyebab yang jelas dari amenore dan merupakan alasan yang paling umum untuk amenore sekunder. menyebabkan lebih lanjut bervariasi dan dapat mencakup kondisi yang mempengaruhi indung telur, rahim, hipotalamus, atau kelenjar pituitari.

amenore hipotalamus didefinisikan sebagai amenore yang disebabkan gangguan dalam hormon regulator yang diproduksi oleh hipotalamus di otak. Hormon ini mempengaruhi kelenjar pituitary, yang pada gilirannya mengirim sinyal ke ovarium untuk menghasilkan hormon siklik karakteristik. Beberapa kondisi dapat mempengaruhi hipotalamus dan menyebabkan amenore hipotalamus, seperti:

* Berat badan ekstrim,

* Stres emosional atau fisik,

* Latihan ketat, dan

* Penyakit parah.

Jenis lain kondisi medis dapat menyebabkan amenore sekunder:

* Tumor atau penyakit lain dari kelenjar pituitary yang menyebabkan peningkatan kadar hormon prolaktin (yang terlibat dalam produksi susu) juga menyebabkan amenore karena kadar prolaktin tinggi;

* Hipotiroidisme;

* Peningkatan kadar androgen (hormon laki-laki), baik dari sumber luar atau dari gangguan yang menyebabkan tubuh untuk menghasilkan tingkat terlalu tinggi hormon laki-laki;

* Ovarium gagal (kegagalan ovarium prematur atau menopause dini);

* Polycystic ovary syndrome, dan

sindrom * Asherman adalah contoh penyakit rahim yang menyebabkan amenore. Ini hasil dari parut pada lapisan rahim instrumentasi berikut (seperti dilatasi dan kuretase) dari rongga rahim untuk mengelola perdarahan postpartum atau infeksi.

Post-pil amenore

Wanita yang telah berhenti minum pil kontrasepsi oral harus mengalami kembalinya menstruasi dalam waktu tiga bulan setelah menghentikan penggunaan pil. Sebelumnya, diyakini bahwa pil KB meningkatkan risiko seorang wanita amenore berikut menggunakan pil tersebut, tetapi ini telah terbukti tidak demikian. Wanita yang tidak melanjutkan haid setelah tiga bulan telah berlalu sejak pil kontrasepsi oral dihentikan harus dievaluasi untuk penyebab amenore sekunder.

Apa saja gejala amenore?

Amenore primer atau sekunder (masing-masing) dianggap hadir ketika seorang gadis memiliki:

* Tidak dikembangkan periode menstruasi pada usia 16; atau

* Seorang wanita yang sebelumnya memiliki siklus haid berhenti memiliki periode menstruasi selama tiga siklus berturut-turut, atau untuk jangka waktu enam bulan atau lebih dan tidak hamil.

Gejala lain dan tanda mungkin ada, yang sangat variabel dan tergantung pada penyebab amenore tersebut. Misalnya, gejala ketidakseimbangan hormon atau kelebihan hormon laki-laki dapat mencakup periode menstruasi tidak teratur, pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan, pendalaman suara, dan jerawat. Peningkatan prolaktin tingkat sebagai penyebab amenore dapat mengakibatkan galaktorea (keluarnya cairan dari puting susu yang tidak berhubungan dengan ASI normal).

Kapan saya harus mencari perawatan medis untuk amenore?

Itu selalu tepat untuk mencari perhatian medis untuk amenore. Amenore yang tidak berhubungan dengan kehamilan atau transisi menopause (waktu ketika belum ada periode menstruasi selama 12 bulan berturut-turut dan tidak ada penyebab biologis atau fisiologis lainnya dapat diidentifikasi, dan perempuan adalah pada akhir tahun ditentukan biologis-nya bisa hamil ) harus diselidiki lebih lanjut untuk menyingkirkan kondisi-kondisi yang serius yang dapat mengakibatkan amenore.

Bagaimana amenore didiagnosis?

Diagnosis amenore memerlukan riwayat medis berhati-hati untuk mendokumentasikan kehadiran amenore serta setiap coexisting lain kondisi medis yang mungkin menjadi penyebab amenore. Pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan panggul juga dilakukan.

Tergantung pada hasil pemeriksaan fisik sejarah dan tes diagnostik lebih lanjut mungkin diperintahkan. Tes darah mungkin diperintahkan untuk memeriksa tingkat hormon ovarium, hipofisis, dan tiroid. Tes-tes ini dapat mencakup pengukuran prolaktin, follicle-stimulating hormone (FSA), estrogen, thyrotropin, sulfat dehydroepiandrosterone (DHEA-S), dan testosteron. Untuk beberapa individu, tes kehamilan adalah tes pertama dilakukan.

studi Imaging, seperti USG, X-ray, dan CT scan atau MRI mungkin juga dianjurkan pada individu tertentu untuk membantu menentukan penyebab amenore.

Apa pengobatan untuk amenore?

Pengobatan kedua amenore primer dan sekunder ditentukan oleh tepat penyebab amenore tersebut. Tujuan pengobatan bisa untuk meredakan gejala ketidakseimbangan hormon, untuk mendirikan menstruasi, mencegah komplikasi yang terkait dengan amenore, dan / atau untuk mencapai kesuburan, walaupun tidak semua tujuan dapat dicapai dalam setiap kasus.

Dalam kasus-kasus di mana kelainan genetik atau anatomi adalah penyebab amenore (biasanya amenore primer), operasi mungkin dianjurkan untuk mengoreksi kelainan anatomi.

amenore hipotalamus yang berhubungan dengan penurunan berat badan, olahraga berlebihan, penyakit fisik, atau stres emosional biasanya dapat diperbaiki dengan mengatasi penyebab yang mendasari. Misalnya, berat badan dan pengurangan intensitas latihan biasanya dapat mengembalikan periode menstruasi pada wanita yang telah mengembangkan amenore karena berat badan atau terlalu latihan intensif, masing-masing, yang tidak memiliki tambahan penyebab amenore. Dalam beberapa kasus, konseling gizi mungkin bermanfaat.

Dalam kegagalan ovarium prematur, terapi hormon mungkin direkomendasikan baik untuk menghindari gejala tidak menyenangkan dari deplesi estrogen serta mencegah komplikasi (lihat di bawah) tingkat estrogen yang rendah seperti osteoporosis. Hal ini mungkin terdiri dari pil kontrasepsi oral untuk para wanita yang tidak hamil keinginan atau estrogen alternatif dan obat progesteron. Sementara terapi hormon pascamenopause telah dikaitkan dengan resiko kesehatan tertentu pada wanita yang lebih tua, wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur bisa mendapatkan keuntungan dari terapi ini untuk mencegah keropos tulang.

Wanita dengan PCOS (polycystic ovary syndrome) mungkin mendapat manfaat dari perawatan yang mengurangi tingkat atau aktivitas hormon laki-laki, atau androgen.

obat agonis Dopamin seperti bromocriptine (Parlodel) dapat menurunkan kadar prolaktin tinggi, yang mungkin bertanggung jawab untuk amenore. Akibatnya, tingkat obat dapat disesuaikan oleh dokter orang itu jika sesuai.

Dibantu teknologi reproduksi dan pemberian obat gonadotropin (obat yang merangsang pematangan folikel di ovarium) dapat sesuai untuk wanita dengan beberapa jenis amenore yang ingin mencoba menjadi hamil.

Sementara banyak perusahaan dan individu telah dipasarkan terapi herbal sebagai pengobatan untuk amenore, tidak ada ini telah meyakinkan terbukti bermanfaat. terapi herbal tidak diatur oleh FDA AS dan kualitas obat herbal tidak diuji. Obat herbal telah dikaitkan dengan efek samping yang serius dan bahkan fatal pada kasus yang jarang, dan beberapa persiapan telah ditunjukkan untuk mengandung kadar racun yang tinggi. Sebelum memutuskan untuk mengambil obat alami atau alternatif untuk amenore, adalah bijaksana untuk mencari nasihat dari dokter kesehatan Anda.

Apa komplikasi dari amenore?

Infertilitas adalah komplikasi signifikan amenore bagi wanita yang menginginkan untuk menjadi hamil. Osteopenia (penurunan kepadatan tulang) atau osteoporosis adalah komplikasi tingkat estrogen yang rendah, yang mungkin terjadi dengan amenore berkepanjangan. komplikasi lain dari amenore tergantung pada penyebab amenore tersebut.

Amenorrhea dapat dicegah?

Amenore adalah gejala dan bukan penyakit itu sendiri. Oleh karena itu, amenorrhea dapat dicegah hanya sejauh bahwa penyebab yang mendasari dapat dicegah. Misalnya, amenore yang dihasilkan dari kondisi genetik atau bawaan tidak dapat dicegah. Di sisi lain, amenore yang dihasilkan dari diet ketat yang dikenakan diri atau latihan intensif biasanya dicegah.
Kesimpulan

* Amenore mengacu pada tidak adanya periode menstruasi, ini mungkin baik primer (berarti seorang wanita pernah dikembangkan periode menstruasi) atau sekunder (tidak adanya periode menstruasi pada wanita yang sebelumnya menstruasi).

* Genetik atau kondisi bawaan adalah penyebab paling umum dari amenore primer.

* Amenore mungkin akibat dari gangguan dari ovarium, kelenjar hipofisis, atau hipotalamus.

* Intensif berolahraga, penurunan berat badan yang ekstrim, penyakit fisik, dan stres semua dapat mengakibatkan amenore.

* Amenore adalah gejala dan bukan penyakit dalam dirinya sendiri, sehingga amenore bisa dicegah hanya sejauh bahwa penyebab yang mendasari dapat dicegah.

* Infertilitas dan keropos tulang (osteoporosis) adalah komplikasi dari amenore.

* Perawatan dapat mencakup operasi koreksi kelainan anatomi, obat-obatan atau terapi hormon, dan perawatan dari kondisi yang mendasari bertanggung jawab atas amenore.

* Prospek untuk amenore bervariasi sesuai dengan penyebab amenore tersebut.



DAFTAR PUSTAKA

Saat evaluasi amenore. Subur Steril. November 2006; 86 (5 Suppl): S148-55.

AR Davis, R Kroll, Soltes B; N Zhang, Grubb GS, GD Constantine. Terjadinya menstruasi atau kehamilan setelah penghentian kontrasepsi oral terus menerus. Subur Steril. 2008 Mei; 89 (5) :1059-63.

Gejala Bisul, Penyebab dan Pengobatannya

Apa itu bisul? Apa saja gejala bisul?

Bisul adalah infeksi lokal yang mendalam di kulit. Bisul pada umumnya dimulai sebagai memerah, daerah tender. Seiring waktu, daerah itu menjadi tegas, keras, dan lembut. Akhirnya, pusat mendidih lembut dan menjadi penuh dengan melawan infeksi sel darah putih dari aliran darah untuk membasmi infeksi. Ini kumpulan sel darah putih, bakteri, dan protein dikenal sebagai nanah. Akhirnya, nanah "bentuk kepala," yang dapat operasi dibuka atau secara spontan mengalir keluar melalui permukaan kulit. Pus tertutup dalam jaringan disebut sebagai abses. bisul juga disebut sebagai abses kulit.

Ada beberapa jenis bisul. Di antaranya adalah:

* Furuncle atau radang di bawah kulit: Ini adalah abses pada kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. furuncle dapat memiliki satu atau lebih bukaan ke kulit dan mungkin terkait dengan demam atau kedinginan. Istilah ini radang di bawah kulit kadang-kadang disediakan untuk abses yang melibatkan sekelompok folikel rambut. Kondisi yang kronis, bisul berulang ini disebut sebagai furunculosis atau carbunculosis.


* Jerawat Cystic: Ini adalah jenis abses yang terbentuk ketika saluran minyak menjadi tersumbat dan terinfeksi. Cystic jerawat mempengaruhi jaringan kulit lebih dalam dari peradangan lebih dangkal dari jerawat biasa. Cystic jerawat yang paling umum pada wajah dan biasanya terjadi pada tahun-tahun remaja.


* Hidradenitis suppurativa: Ini adalah suatu kondisi di mana terdapat beberapa abses yang membentuk bawah ketiak dan sering pada daerah selangkangan. Daerah ini merupakan akibat dari peradangan lokal kelenjar keringat. Bentuk infeksi kulit sulit untuk mengobati dengan antibiotik saja dan biasanya membutuhkan prosedur pembedahan untuk menghilangkan kelenjar keringat yang terlibat dalam rangka menghentikan peradangan kulit.


* Kista Pilonidal: Ini adalah semacam abses unik yang terjadi di lipatan bokong. Pilonidal kista sering dimulai sebagai daerah kecil infeksi di dasar daerah kulit dari yang tumbuh rambut (folikel rambut). Dengan iritasi dari tekanan langsung, dari waktu ke waktu daerah meradang membesar menjadi sebuah perusahaan, menyakitkan, dan nodul tender yang membuatnya sulit untuk duduk tanpa ketidaknyamanan. Ini sering terbentuk setelah perjalanan jauh yang melibatkan berkepanjangan duduk.
Apa yang menyebabkan bisul dapat terbentuk?

Ada banyak penyebab bisul. Beberapa bisul dapat disebabkan oleh tumbuh rambut. Lain dapat terbentuk sebagai hasil dari sempalan atau bahan asing lainnya yang telah menjadi bersarang di kulit. Lainnya bisul, seperti jerawat, disebabkan oleh kelenjar keringat yang terpasang menjadi terinfeksi.

Kulit merupakan bagian penting dari pertahanan kekebalan tubuh kita terhadap bahan dan mikroba yang asing bagi tubuh kita. Setiap istirahat di kulit, seperti memotong atau mengikis, dapat berkembang menjadi abses harus itu menjadi terinfeksi dengan bakteri.

Siapa yang paling mungkin untuk menderita bisul?

Siapa pun dapat memiliki bisul. Namun, orang dengan penyakit tertentu atau obat-obatan yang merusak sistem kekebalan tubuh (sistem pertahanan alami terhadap bahan asing atau mikroba) lebih mungkin untuk mengembangkan bisul. Di antara penyakit yang dapat dikaitkan dengan sistem kekebalan yang terganggu adalah diabetes dan gagal ginjal. Penyakit, seperti hypogammaglobulinemia, yang berkaitan dengan kekurangan dalam sistem kekebalan tubuh normal dapat meningkatkan kecenderungan untuk mengembangkan bisul.

Banyak obat dapat menekan sistem kekebalan tubuh normal dan meningkatkan risiko bisul berkembang. Obat-obat ini termasuk obat kortison (prednison dan prednisolon) dan obat yang digunakan untuk kemoterapi kanker.

Apa pengobatan untuk Bisul?

Perlakuan utama untuk sebagian besar bisul adalah Aplikasi panas, biasanya dengan membasahi daerah bisul dengan air hangat atau kompres panas. aplikasi Panas meningkatkan sirkulasi ke daerah tersebut dan memungkinkan tubuh untuk lebih baik melawan infeksi dengan membawa antibodi dan sel-sel darah putih ke lokasi infeksi.

Selama bisul masih berukuran kecil, memecahkan daerah tersebut tidak membantu, bahkan membuat semakin menyakitkan. Namun, setelah bisul menjadi lembut atau "bentuk kepala" atau inti nanah sudah tampak, maka dapat dibersihkan.

Antibiotik sering digunakan untuk menghilangkan infeksi bakteri yang menyertainya, terutama jika ada infeksi kulit di sekitarnya. Namun, antibiotik tidak diperlukan dalam setiap situasi. Pada kenyataannya, antibiotik mengalami kesulitan menembus dinding luar abses baik dan sering tidak akan menyembuhkan abses tanpa tambahan drainase bedah.

Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah bisul (abses)?

Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah bisul dari pembentukan. kebersihan yang baik dan penggunaan sabun antibakteri teratur dapat membantu untuk mencegah bakteri dari membangun pada kulit. Hal ini dapat mengurangi kesempatan untuk rambut folikel menjadi terinfeksi dan mencegah pembentukan bisul. Dalam beberapa situasi, dokter kesehatan dapat merekomendasikan pembersih khusus seperti pHisoderm untuk lebih jauh mengurangi bakteri pada kulit. Ketika rambut folikel di belakang lengan atau di sekitar paha terus meradang, biasa menggunakan kuas abrasive (loofah sikat) di kamar mandi dapat digunakan untuk membantu memecah busi minyak dan penumpukan sekitar folikel rambut.

kista Pilonidal dapat dicegah dengan menghindari tekanan langsung terus menerus atau iritasi daerah bokong saat kantong rambut lokal menjadi meradang. Pada saat itu, teratur sabun dan air panas pembersihan dan pengeringan dapat membantu.

Untuk jerawat dan Hidradenitis suppurativa (lihat di atas), antibiotik mungkin diperlukan secara jangka panjang untuk mencegah pembentukan abses berulang. Seperti disebutkan di atas reseksi, bedah kelenjar keringat di kulit yang terlibat mungkin diperlukan. obat lain, seperti isotretinoin (Accutane), dapat digunakan untuk jerawat cystic dan telah membantu dalam beberapa pasien dengan suppurativa Hidradenitis. Rekuren adalah umum pada pasien dengan suppurativa Hidradenitis.

Akhirnya, operasi terkadang mungkin diperlukan, khususnya untuk kista pilonidal yang muncul kembali tetapi juga untuk suppurativa Hidradenitis. Untuk kista pilonidal, pengangkatan, yang bagian luarnya kista adalah penting untuk menghapus mendidih. Prosedur ini biasanya dilakukan di ruang operasi. Untuk Hidradenitis suppurativa, keterlibatan luas dapat memerlukan perbaikan bedah oleh dokter ahli bedah plastik.

Kesimpulan

* Bisul, atau abses kulit, adalah kumpulan nanah yang terbentuk di dalam tubuh.
* Antibiotik sendiri dapat tidak memadai dalam mengobati abses.
* Perlakuan utama untuk bisul adalah kompres panas dan kering.
* Jika Anda mengalami demam atau penyakit jangka panjang, seperti kanker atau diabetes, atau minum obat-obat yang menekan sistem kekebalan tubuh, Anda harus menghubungi dokter anda kesehatan jika Anda menderita bisul.


Daftar Pustaka

Fauci, Anthony S., et al. Harrison Prinsip Kedokteran Internal. 17 ed. Amerika Serikat: McGraw-Hill Professional, 2008.

Sakit Gigi Bengkak

Apa saja gejala sebagai Sakit gigi bengkak?

Sakit gigi yang parah dan terus-menerus, berdenyut nyeri atau tajamadalah gejala umum sebagai gigi bengkak. Gejala lain mungkin termasuk:

* Demam
* Nyeri ketika mengunyah
* Sensitivitas dari gigi untuk panas atau dingin
* Bitter rasa di mulut
* Bau busuk ke nafas
* Pembengkakan kelenjar leher
* Umum ketidaknyamanan, kegelisahan, atau perasaan sakit
* Kemerahan dan pembengkakan pada gusi
* Bengkak area rahang atas atau bawah
* Sebuah terbuka, menguras sakit di sisi gusi

Jika akar gigi mati sebagai akibat dari infeksi, sakit gigi mungkin berhenti. Namun, ini tidak berarti infeksi telah sembuh, infeksi masih aktif dan terus menyebar dan menghancurkan jaringan. Karena itu, jika Anda mengalami gejala-gejala yang tercantum di atas, penting untuk melihat dokter gigi walaupun sakit mereda.

Bagaimana sebagai gigi bengkak didiagnosis?

Dokter gigi akan mendeteksi gigi Anda dengan instrumen gigi. Jika Anda memiliki gigi bengkak, Anda akan merasa nyeri saat gigi ditekan dengan probe dokter gigi Anda. Dokter gigi juga akan menanyakan apakah nyeri meningkat saat Anda menggigit atau ketika Anda menutup mulut rapat. Selain itu, dokter gigi Anda mungkin mencurigai sebagai Sakit gigi bengkak karena gusi Anda mungkin bengkak dan merah.

Dokter gigi Anda mungkin juga mengambil sinar-X untuk mencari erosi tulang di sekitar abses.

Bagaimana sebaiknya Sakit Gigi Bengkak Diobati?

Antibiotik yang diresepkan dapat membantu memerangi infeksi. Untuk meringankan rasa sakit dan ketidaknyamanan yang berhubungan dengan gigi bengkak, hangat garam-air bilasan dan obat nyeri seperti ibuprofen (Advil atau Motrin) dapat digunakan.

Peradangan dan nyeri dari abses bisa dikurangi dengan laser tingkat rendah, membuat pasien lebih nyaman untuk menerima suntikan dengan cara yang lebih menyakitkan.

Dapatkah gigi bengkak dapat dicegah?

Mengikuti praktek yang baik kebersihan mulut dapat mengurangi risiko mengembangkan abses gigi. Juga, jika mengalami trauma gigi (misalnya, menjadi kendor atau retak).

Luka, Goresan dan Luka Tusuk

Luka, goresan dan Luka Tusuk
Apa cara terbaik untuk merawat luka akibat goresan atau tusukan?

Langkah pertama dalam perawatan luka dan goresan adalah untuk menghentikan pendarahan. Kebanyakan luka menanggapi tekanan langsung lembut dengan kain bersih atau perban. Menahan tekanan terus menerus selama kurang lebih 10-20 menit. Jika ini gagal untuk menghentikan pendarahan atau jika pendarahan cepat Anda harus meminta bantuan medis.

Langkah berikutnya adalah untuk benar-benar membersihkan luka dengan sabun dan air. Hapus semua bahan asing, seperti kotoran atau potongan rumput, yang mungkin berada pada luka dan yang dapat menyebabkan infeksi. Anda dapat menggunakan pinset (bersihkan dengan alkohol pertama) untuk menghilangkan bahan asing dari tepi luka, tetapi tidak menggali ke luka karena hal ini dapat mendorong bakteri lebih dalam luka. Anda mungkin juga lembut gosok luka dengan kain lap untuk menghilangkan kotoran dan puing-puing. Hidrogen peroksida dan providone-iodine (Betadine) produk dapat digunakan untuk membersihkan luka pada awalnya, tetapi dapat menghambat penyembuhan luka jika digunakan jangka panjang.

Menutupi area dengan perban (seperti kasa atau Band-Aid) untuk membantu mencegah infeksi dan kotoran dari mendapatkan pada luka. Sebuah salep pertolongan pertama antibiotik seperti Bacitracin atau Neosporin dapat diterapkan untuk membantu mencegah infeksi dan menjaga kelembaban luka.

Lanjutan untuk perawatan luka juga penting. Tiga kali sehari, cuci area lembut dengan sabun dan air, oleskan salep antibiotik dan tutup dengan perban. Juga, mengubah pembalut segera jika kotor atau basah.

Siapa yang harus mencari perawatan medis ?

Setiapluka potong yang melampaui lapisan atas kulit atau cukup dalam mungkin memerlu kan (jahitan), dan harus dilihat oleh profesional kesehatan sesegera mungkin. Umumnya, semakin cepat jahitan yang dimasukkan ke dalam, risiko rendah infeksi. Idealnya, luka harus diperbaiki dalam waktu enam jam dari cedera.

Orang dengan sistem kekebalan tubuh (termasuk penderita diabetes, pasien kanker pada kemoterapi, orang-orang yang memakai obat steroid, seperti prednison, atau orang dengan HIV) yang kurang baik, lebih mungkin untuk terjadi infeksi luka dan harus dilihat oleh profesional kesehatan.

Setiap luka yang menunjukkan tanda-tanda infeksi harus dilihat oleh seorang profesional pelayanan kesehatan ("Apa tanda-tanda luka infeksi" bagian).

Apa tanda-tanda infeksi luka?

Jika luka mulai mengeluarkan cairan kuning atau kehijauan (nanah), atau jika kulit di sekitar luka menjadi merah, hangat, bengkak, atau semakin menyakitkan, sebuah infeksi luka mungkin muncul dan perawatan medis yang harus segera dicari. Setiap goresan merah pada kulit di sekitar luka mengindikasikan adanya infeksi pada sistem yang mengalirkan cairan dari jaringan, disebut sistem getah bening. Ini infeksi (limfangitis) bisa serius, terutama jika disertai dengan demam. perawatan medis harus diusahakan jika kemerahan muncul pada luka.

Bagaimana dengan luka tusukan ?

Sebuah luka tusukan disebabkan oleh sebuah objek menusuk kulit, membuat lubang kecil. Beberapa tusukan bisa sangat dalam, tergantung pada sumber dan penyebab.

luka tusuk biasanya tidak berdarah banyak, namun, pengobatan diperlukan untuk mencegah infeksi. Sebuah luka tusukan dapat menyebabkan infeksi karena memaksa bakteri dan kotoran jauh ke dalam jaringan dan luka menutup dengan cepat membentuk tempat yang ideal bagi bakteri untuk tumbuh.

Misalnya, jika paku menembus jauh ke kaki, dapat menghantam tulang dan memperkenalkan bakteri ke dalam tulang. Risiko ini terutama bagus jika sebuah objek telah melalui sepasang sepatu kets. Busa sepatu kets bisa pelabuhan bakteri (Pseudomonas) yang dapat menyebabkan infeksi serius pada jaringan.

pertolongan pertama untuk luka tusukan termasuk membersihkan daerah secara menyeluruh dengan sabun dan air. Luka ini sangat sulit untuk membersihkan. Jika kawasan ini bengkak, es dapat diterapkan dan daerah tertusuk harus ditingkatkan. Terapkan salep antibiotik (bacitracin atau Polysporin) untuk mencegah infeksi. Tutup luka dengan perban untuk mencegah bakteri berbahaya dan kotoran.

Monitor sedikitnya setiap hari (idealnya tiga kali sehari) untuk tanda-tanda infeksi (tanda-tanda yang sama seperti di atas pada bagian luka). Ubah perban sedikitnya setiap hari, atau setiap saat itu menjadi basah atau kotor.

Selain itu, orang dengan sistem kekebalan rendah atau apapun terutama luka tusukan yang dalam harus dilihat oleh seorang profesional kesehatan. Jika sulit untuk menghapus objek menusuk, mungkin telah menembus tulang dan membutuhkan perawatan medis.

Kebanyakan luka tusukan tidak menjadi terinfeksi, tetapi jika kemerahan, pembengkakan atau perdarahan berlanjut, harus segera mendapat perawatan profesional

Kaki adalah perhatian khusus. Pakailah sepatu untuk meminimalkan risiko luka tusukan dari sebuah paku atau kaca, terutama jika Anda memiliki diabetes atau kehilangan sensasi di kaki untuk alasan apapun.

penyebab umum luka tusukan dapat mencakup gigitan hewan atau manusia, atau pecahan dari kayu atau bahan tanaman lainnya, yang membawa resiko tinggi infeksi dan harus ditangani oleh dokter.

Apakah saya memerlukan suntikan tetanus?

Kebanyakan orang di Amerika Serikat telah diimunisasi terhadap tetanus (kejang mulut). Jika Anda telah diimunisasi, Anda akan memerlukan tambahan booster jika Anda belum memiliki satu dalam waktu 10 tahun (jika itu adalah luka yang sangat kotor atau terjadi pada tetanus sebuah daerah rawan-Anda membutuhkan booster dalam waktu lima tahun). Jika Anda tidak pernah memiliki suntikan tetanus, atau jika seri Anda tidak lengkap (kurang dari tiga tembakan), Anda mungkin perlu immunoglobulin tetanus, sebuah obat yang bisa mencegah kejang.

Kesimpulan

* Bersihkan Luka dengan sabun dan air dan menjaganya agar tetap bersih dan kering adalah semua yang diperlukan untuk merawat luka.

* Membersihkan luka dengan peroksida hidrogen dan yodium dapat dilakukan awalnya tetapi bisa menunda penyembuhan dan harus dihindari penggunaan jangka panjang.

* Terapkan salep antibiotik dan menjaga luka tertutup.

* Carilah perawatan medis dalam waktu enam jam jika Anda berpikir Anda perlu mendapat jahitan. Setiap penundaan dapat meningkatkan resiko infeksi luka.

* Setiap tusukan luka melalui memiliki risiko tinggi infeksi dan harus dilihat oleh tenaga kesehatan profesional.

* Setiap kemerahan, pembengkakan, meningkatkan rasa sakit, demam atau nanah mengalir dari luka itu mungkin menunjukkan infeksi yang memerlukan perawatan profesional.

PENYEBAB KEGUGURAN, GEJALA, DAN PENGOBATAN

Apa itu keguguran?

Keguguran adalah setiap kehamilan yang berakhir secara spontan sebelum janin dapat bertahan. Sebuah keguguran secara medis disebut sebagai aborsi spontan. Organisasi Kesehatan Dunia mendefinisikan negara ini unsurvivable sebagai embrio atau janin seberat 500 gram atau kurang, yang biasanya sesuai dengan usia janin (usia kehamilan) dari 20 hingga 22 minggu atau kurang. Keguguran terjadi pada sekitar 15% sampai 20% dari seluruh kehamilan yang diakui, dan biasanya terjadi sebelum minggu ke 13 kehamilan. Dengan perkembangan yang sangat sensitif untuk tes kadar hCG yang dapat mendeteksi suatu kehamilan dini bahkan sebelum periode berikutnya diharapkan (menstruasi), peneliti telah mampu menunjukkan bahwa sekitar 60% sampai 70% dari seluruh kehamilan (diakui dan tidak diakui) hilang . Karena kerugian terjadi begitu awal, keguguran terjadi tanpa diketahui wanita pernah memiliki dia hamil. Dari mereka keguguran yang terjadi sebelum minggu kedelapan, 30% tidak memiliki janin yang berhubungan dengan kantung atau plasenta. Kondisi ini disebut blighted ovum, dan banyak wanita yang terkejut mengetahui bahwa tidak pernah ada embrio di dalam kantung.

Seperti dijelaskan di atas, beberapa keguguran terjadi sebelum wanita mengetahui bahwa mereka hamil. Sekitar 15% dari telur yang dibuahi hilang sebelum telur bahkan memiliki kesempatan untuk menanamkan (embed sendiri) di dinding rahim. Seorang wanita tidak akan secara umum mengenali jenis keguguran. 15% lainnya dari konsepsi yang hilang sebelum usia kehamilan delapan minggu. Setelah fungsi jantung janin terdeteksi pada kehamilan tertentu, kemungkinan keguguran kurang dari 5%.

Seorang wanita yang mungkin menunjukkan tanda-tanda kehamilannya mungkin keguguran (seperti pendarahan vagina) mungkin harus disebut sebagai "aborsi terancam."

Apa yang menyebabkan keguguran, dan apa tes untuk penyebab yang berbeda?

Penyebab keguguran tidak selalu bisa ditentukan. Yang paling umum diketahui penyebab keguguran pada ketiga pertama kehamilan (trimester 1) adalah kelainan kromosom, penyakit kolagen vaskuler (seperti lupus), diabetes, masalah hormonal lain, infeksi, dan bawaan (hadir sejak lahir) kelainan rahim. kelainan kromosom pada janin adalah penyebab paling umum dari keguguran dini, termasuk blighted ovum (lihat di atas). Masing-masing penyebab akan dijelaskan dibawah.

Kelainan kromosom

Kromosom adalah komponen mikroskopis dari setiap sel dalam tubuh yang membawa semua bahan genetik yang menentukan warna rambut, warna mata, dan tampilan secara keseluruhan dan tata rias. Kromosom ini duplikat diri mereka sendiri dan membagi berkali-kali selama proses pembangunan, dan ada banyak titik di sepanjang jalan dimana masalah dapat terjadi. kelainan genetik tertentu dikenal lebih umum di pasangan yang mengalami keguguran berulang. Ciri-ciri genetik dapat disaring oleh tes darah sebelum mencoba untuk hamil.

Setengah dari keguguran trimester jaringan from1st janin mengandung kromosom abnormal. Angka ini turun sampai 20% dengan keguguran 2nd trimester. Dengan kata lain, kromosom abnormal lebih umum dengan 1st trimester dibandingkan dengan keguguran 2nd trimester. keguguran trimester Pertama begitu sangat umum bahwa kecuali mereka terjadi lebih dari sekali, mereka tidak dianggap "abnormal" per se. Mereka tidak meminta evaluasi lebih lanjut kecuali mereka terjadi lebih dari sekali. Sebaliknya, keguguran 2nd trimester lebih tidak biasa, dan karena itu dapat memicu evaluasi bahkan setelah kejadian pertama. Oleh karena itu jelas bahwa penyebab keguguran tampaknya bervariasi sesuai dengan trimester.

kelainan kromosom juga menjadi lebih umum dengan penuaan, dan wanita di atas usia 35 memiliki tingkat lebih tinggi keguguran daripada wanita muda. Memajukan umur ibu merupakan faktor risiko yang paling signifikan bagi awal keguguran pada wanita yang sehat.

Penyakit kolagen vaskular

Kolagen penyakit pembuluh darah adalah penyakit dimana sistem kekebalan tubuh sendiri seseorang menyerang organ mereka sendiri. Penyakit tersebut dapat berpotensi sangat serius, baik selama atau antara kehamilan. Dalam penyakit ini, seorang wanita membuat antibodi untuk jaringan tubuh-nya sendiri. Contoh penyakit kolagen vaskuler berhubungan dengan peningkatan risiko keguguran adalah lupus eritematosus sistemik, dan sindrom antibodi antifosfolipid. Tes darah dapat mengkonfirmasi adanya antibodi abnormal dan digunakan dalam diagnosis kondisi ini.

Diabetes

Diabetes umum dapat dikelola dengan baik selama kehamilan, jika seorang wanita dan kesehatan kerja praktisi perawatan nya erat. Namun, jika diabetes yang kurang terkontrol, tidak hanya merupakan risiko keguguran lebih tinggi, tetapi bayi bisa memiliki cacat lahir utama. Masalah lain juga dapat terjadi dalam kaitannya dengan diabetes selama kehamilan. kontrol gula darah yang baik selama kehamilan sangat penting.

Faktor hormonal

faktor hormonal dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko keguguran, termasuk Sindrom Cushing, penyakit tiroid, dan polycystic ovary syndrome (PCOS). Ini juga telah mengemukakan bahwa fungsi yang tidak memadai korpus luteum di ovarium (yang menghasilkan progesteron yang diperlukan untuk pemeliharaan tahap awal kehamilan) dapat menyebabkan keguguran. Disebut "fase luteal cacat," ini adalah masalah kontroversial, karena beberapa penelitian tidak didukung teori cacat fase luteal sebagai penyebab keguguran.

Infeksi

Ibu infeksi dengan sejumlah besar organisme yang berbeda telah dikaitkan dengan peningkatan risiko keguguran. Janin atau plasenta infeksi oleh organisme menyinggung kemudian menyebabkan keguguran. Contoh infeksi yang telah dikaitkan dengan keguguran termasuk infeksi oleh Listeria monocytogenes, Toxoplasma gondii, parvovirus B19, rubella, herpes simplex, cytomegalovirus, dan virus choriomeningitis limfositik.
Abnormal struktural anatomi

anatomi abnormal rahim juga dapat menyebabkan keguguran. Pada beberapa wanita bisa terdapat jembatan jaringan (septum rahim), yang bertindak seperti sebagian dinding rongga rahim membagi menjadi beberapa bagian. septum biasanya memiliki suplai darah yang sangat miskin, dan tidak cocok untuk lampiran plasenta dan pertumbuhan. Oleh karena itu, embrio menanamkan pada septum akan meningkatkan risiko keguguran.

kelainan struktur lain dapat hasil dari pertumbuhan jinak di rahim yang disebut fibroid. Fibroid tumor (leiomyomata) adalah pertumbuhan jinak dari sel-sel otot dalam rahim. Sementara tumor fibroid yang paling tidak menyebabkan keguguran, (pada kenyataannya, mereka adalah penyebab yang jarang dari infertilitas), beberapa dapat mengganggu implantasi embrio dan suplai darah embrio, sehingga menyebabkan keguguran.

Penyebab lainnya

prosedur pembedahan invasif di dalam rahim, seperti amniosentesis dan chorionic villus sampling, juga sedikit meningkatkan risiko keguguran.

Apa yang TIDAK menyebabkan keguguran?

Harus ditekankan bahwa olahraga, bekerja, dan hubungan seksual tidak meningkatkan risiko kehilangan kehamilan secara rutin (rumit) kehamilan. Namun, dalam situasi yang tidak biasa dimana seorang wanita dirasakan oleh dokter dia menjadi lebih berisiko terhadap aborsi spontan, ia mungkin disarankan untuk berhenti bekerja dan menahan diri dari melakukan hubungan seksual. Wanita dengan riwayat kelahiran prematur dan kondisi kandungan tertentu mungkin jatuh ke dalam kategori ini.

Apakah ada faktor gaya hidup yang berhubungan dengan keguguran?

Merokok lebih dari 10 batang per hari dikaitkan dengan peningkatan risiko keguguran, dan beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa risiko keguguran meningkat dengan merokok ayah. Faktor-faktor lain, seperti penggunaan alkohol, demam, penggunaan obat anti-inflammatory drugs sekitar waktu implantasi embrio, dan menggunakan kafein semuanya telah disarankan untuk meningkatkan risiko keguguran, meski lebih banyak studi diperlukan untuk mengklarifikasi sepenuhnya potensi risiko yang terkait dengan faktor-faktor ini. Tentu saja, alkohol adalah teratogen dikenal (zat kimia yang dapat merusak janin berkembang), wanita jadi hamil disarankan untuk tidak minum minuman beralkohol.
Apa saja gejala keguguran?

Kram dan perdarahan vagina adalah gejala yang paling umum melihat dengan aborsi spontan. Para kram dan pendarahan mungkin sangat ringan, sedang, atau berat. Tidak ada pola tertentu untuk berapa lama gejala akan berlangsung.

Vagina pendarahan selama awal kehamilan sering disebut sebagai "aborsi terancam." Aborsi terancam Istilah digunakan sejak keguguran tidak selalu mengikuti perdarahan vagina pada awal kehamilan, bahkan setelah diulang episode atau jumlah besar perdarahan. Penelitian telah menunjukkan bahwa 90% sampai 96% dari kehamilan dengan menunjukkan aktivitas jantung janin yang mengakibatkan pendarahan vagina pada 7 sampai 11 minggu kehamilan akan mengakibatkan kehamilan yang sedang berlangsung.

Apa yang akan dokter mencari selama pemeriksaan dengan diduga keguguran?

leher rahim seorang wanita mungkin memiliki beberapa debit berdarah, tetapi tidak ada hal lain yang tidak biasa akan menjadi karakteristik aborsi terancam. Beberapa wanita akan memiliki kelembutan rahim ringan selama pemeriksaan manual rahim. Dokter mungkin melihat apakah serviks melebar dan akan memeriksa untuk melihat apakah rahim diperbesar ke tingkat yang sesuai untuk usia kehamilan kehamilan.

Bagaimana aborsi terancam dievaluasi?

Pelvic ultrasound digunakan untuk memvisualisasikan detak jantung janin dan untuk menentukan apakah kehamilan masih layak. Pemeriksaan USG juga dapat membedakan antara kehamilan intrauterin dan ektopik. Dokter juga dapat memerintahkan tingkat darah gonadotrophin chorionic serial manusia (HCG) untuk membantu menentukan kelangsungan hidup kehamilan jika pemeriksaan USG tidak konklusif. Selama evaluasi, wanita mungkin disarankan untuk beristirahat dan menghindari hubungan seksual (aktivitas).

Apa kata umum seorang wanita mungkin akan mendengar selama evaluasi untuk keguguran?

1. "Keguguran" (aborsi spontan) adalah pengakhiran kehamilan sebelum janin layak (mampu bertahan).

2. "Aborsi Lengkap" menjelaskan spontan (tidak sengaja yang disebabkan oleh obat atau prosedur) bagian dari semua jaringan janin dan plasenta. Hal ini biasa terjadi sebelum kehamilan 12 minggu.

3. "Aborsi tidak lengkap" adalah ketika beberapa, tapi tidak semua, jaringan janin dan plasenta yang dikeluarkan.

4. "Produk konsepsi" mengacu pada kombinasi jaringan janin dan plasenta.

5. "Aborsi terancam" adalah ketika keguguran tidak benar-benar terjadi, tetapi ada pendarahan vagina dari rahim. Leher rahim tidak akan membesar dan tidak menunjukkan tanda-tanda dari bagian dekat jaringan janin dan plasenta.

6. "Aborsi terjawab" menggambarkan kematian janin dalam rahim sebelum viabilitas, tetapi hasil konsepsi tidak lulus.

7. A "septik (menular) aborsi" disebabkan oleh infeksi bakteri dan disertai dengan demam, menggigil, sakit, dan mengandung nanah discharge.
Apa pengobatan dapat seorang wanita berharap ketika dia telah mengalami keguguran?

Tujuan utama dari dokter dalam situasi ini akan mencoba untuk mencari tahu apakah wanita itu telah melewati semua jaringan dari janin dan plasenta. Jika dia telah melewati semua jaringan, dia hanya mungkin memerlukan pengamatan oleh tenaga medis. Di sisi lain, seorang wanita yang belum lulus semua jaringan (aborsi tidak lengkap) biasanya akan membutuhkan pelebaran penghisap dan kuretase (D & C) rahim untuk menghilangkan produk ditahan kehamilan. Prosedur ini dilakukan dengan anestesi lokal, dan kadang-kadang antibiotik mungkin diresepkan untuk wanita untuk mencegah infeksi.

Kapan seorang wanita melakukan evaluasi untuk penyebab keguguran?

Saat ini, sebagian besar praktisi tidak akan melakukan evaluasi medis yang luas untuk kehilangan kehamilan tunggal, karena kemungkinan memiliki kehamilan normal berikutnya bahkan dua kali keguguran berturut-turut adalah 80% sampai 90%. Bagi wanita dengan keguguran berulang, evaluasi akan fokus pada pola dan sejarah keguguran sebelumnya. Tiga keguguran berturut-turut akan menyarankan seorang wanita harus menerima evaluasi lebih lanjut.

Dengan demikian, tes berikut ini dipertimbangkan untuk perempuan dengan tiga keguguran berturut-turut.

Darah pengujian dapat dipesan untuk mengidentifikasi kelainan kromosom pada pasangan yang dapat menular ke janin. Pasangan itu bisa setiap muncul sepenuhnya normal, tetapi masih membawa kerusakan kromosom, yang, jika digabungkan, dapat mematikan embrio. Jenis pengujian ini disebut karyotyping, dan dilakukan pada kedua anggota pasangan. Sebuah hysterosalpingogram (HSG) dapat mengidentifikasi kelainan anatomis di dalam rahim.

Antinuclear antibodi, antibodi anticardiolipin, VDRL, RPR, dan antikoagulan lupus adalah beberapa tes darah digunakan untuk mendiagnosa penyakit autoimun yang dapat menyebabkan keguguran berulang.

Seperti dijelaskan di atas, beberapa penyakit yang sudah akan dengan jelas bagi wanita dan dokter, tetapi tidak semua kasus. tes antibodi lain mungkin dilakukan juga.

Apakah yang harus dilakukan untuk mencegah keguguran ?

Perlakuan keguguran berulang tergantung pada apa yang diyakini menjadi penyebab yang mendasari. Hal ini sering tidak sesederhana kedengarannya. evaluasi hati-hati mungkin muncul beberapa faktor potensial yang sendiri atau bersama-sama mungkin bertanggung jawab atas kerugian kehamilan. Jika masalah kromosom ditemukan dalam salah satu atau kedua orang, maka konseling untuk risiko masa mendatang adalah satu-satunya pilihan bagi pasangan, karena saat ini belum ada metode untuk memperbaiki masalah genetika.

Jika masalah struktural yang dihadapi dengan rahim, koreksi bedah bisa direnungkan. Harus ditekankan bahwa hanya karena kelainan struktural yang ditemukan, maka tidak berarti bahwa hal ini menyebabkan keguguran. Penghapusan dari septum fibroid atau rahim tidak menjamin kehamilan yang sukses di masa depan, karena septum uterus fibroid atau tidak mungkin telah menjadi penyebab keguguran di tempat pertama.

kontrol yang memadai diabetes dan penyakit tiroid sangat penting dalam upaya untuk mencegah keguguran berulang pada wanita dengan kondisi seperti itu. Untuk perempuan dengan masalah imunologi, seperti misalnya lupus eritematosus sistemik dan sindrom antifosfolipid antibodi, obat tertentu sedang dipelajari yang mungkin berguna dalam mencapai hasil kehamilan sukses. pengencer darah seperti aspirin dan heparin dapat, dalam beberapa kasus, mencegah keguguran lebih lanjut.

Penggunaan progesteron untuk meningkatkan tingkat darah hormon ini kadang-kadang digunakan untuk pasien dengan keguguran berulang, walaupun studi terkontrol skala besar yang mengkonfirmasi kegunaan suplemen progesteron belum dilakukan. Namun, banyak dokter melaporkan kesuksesan dengan terapi progesteron. Progesteron dapat diberikan sebagai supositoria vagina, atau dalam bentuk tablet atau gel.

Dalam berurusan dengan kehilangan kehamilan berulang, penting untuk menyadari bahwa meskipun tampaknya masalah jelas bisa diperbaiki, keguguran masih bisa terjadi. Ini bukan untuk mengatakan bahwa usaha tidak harus diambil untuk memperbaiki kelainan diidentifikasi yang telah historis yang terkait dengan keguguran. Namun, tidak ada perawatan dapat dijamin. Bahkan dengan keguguran berulang, masih ada kesempatan yang sangat baik untuk mencapai kehamilan yang sukses. Awal kehamilan dan konseling pra-kehamilan dapat membantu mengidentifikasi faktor risiko dan memungkinkan praktisi untuk memberikan perawatan khusus yang mungkin diperlukan.

Keguguran Spontan

* Keguguran spontan adalah hilangnya kehamilan yang berakhir secara spontan sebelum janin dapat bertahan.

* Latihan, bekerja, dan hubungan seks TIDAK meningkatkan risiko keguguran bagi wanita tanpa kondisi medis tertentu yang menempatkan mereka pada risiko.

* Penyebab keguguran termasuk kelainan genetik, infeksi, obat-obatan, efek hormonal, kelainan struktur rahim, dan kelainan kekebalan tubuh.

* Setelah keguguran terisolasi, kesempatan memiliki masa kehamilan yang normal di masa depan dekat 90%.

* Pengobatan keguguran berulang diarahkan penyebab yang mendasari.



REFERENSI: eMedicine.com. Awal kehamilan rugi.



ARTIKEL KESEHATAN : PENYEBAB PERDARAHAN VAGINAL

Apakah perdarahan vagina normal?

Perdarahan vagina normal adalah darah periodik yang mengalir sebagai debit dari rahim wanita. Pendarahan vagina normal juga disebut menorrhea. Proses di mana menorrhea terjadi adalah menstruasi disebut.

Perdarahan vagina normal terjadi sebagai akibat dari perubahan hormon. Indung telur adalah sumber utama dari hormon wanita, yang mengendalikan perkembangan karakteristik tubuh wanita seperti payudara, bentuk tubuh, dan rambut tubuh. Hormon juga mengatur siklus haid. Ovarium, atau gonad betina, adalah salah satu dari sepasang kelenjar reproduksi pada wanita. Mereka berada di panggul, satu pada setiap sisi rahim. Setiap ovarium tentang ukuran dan bentuk buah badam. Ovarium menghasilkan telur (ovum) dan hormon wanita. Pada setiap siklus menstruasi bulanan, telur dilepaskan dari salah satu ovarium. Telur perjalanan dari ovarium melalui tabung telur ke rahim.

Kecuali terjadi kehamilan, siklus berakhir dengan penumpahan bagian dari lapisan dalam rahim, yang menghasilkan menstruasi. Walaupun sebenarnya akhir dari siklus fisik, hari pertama perdarahan haid yang ditunjuk sebagai "1 hari" dari siklus menstruasi dalam jargon medis.

Waktu siklus selama menstruasi terjadi disebut sebagai mens. Mens terjadi pada interval kira-kira empat minggu, mewakili siklus menstruasi.

Menarche adalah waktu dalam kehidupan seorang gadis ketika menstruasi pertama dimulai. Menopause adalah waktu dalam kehidupan seorang wanita ketika fungsi indung telur berhenti. Rata-rata usia menopause 51 tahun.

Apakah pendarahan vagina abnormal?

perdarahan abnormal vagina adalah aliran darah dari vagina yang terjadi baik pada waktu yang salah selama bulan atau dalam jumlah yang tidak pantas. Dalam rangka untuk menentukan apakah perdarahan yang abnormal dan penyebabnya, dokter harus mempertimbangkan tiga pertanyaan:

* Apakah wanita hamil?

* Apakah pola pendarahan?

* Apakah dia berovulasi?

Setiap wanita yang berpikir dia memiliki pola perdarahan menstruasi yang tidak teratur harus berpikir hati-hati tentang karakteristik khusus dari pendarahan vagina untuk membantu dokter mengevaluasi situasi tertentu nya. Dokternya akan membutuhkan rincian sejarah menstruasi. Setiap kategori gangguan haid memiliki daftar penyebab tertentu, pengujian yang diperlukan, dan pengobatan. Setiap jenis kelainan dibahas secara individual di bawah ini.

1. Apakah wanita memiliki perdarahan vagina abnormal selama kehamilan?

Sebagian besar perdarahan vagina abnormal selama kehamilan terjadi begitu awal kehamilan bahwa wanita tidak menyadari bahwa dia hamil. Oleh karena itu, perdarahan yang tidak teratur yang baru mungkin merupakan tanda kehamilan yang sangat dini, bahkan sebelum seorang wanita menyadari kondisinya. Pendarahan dari vagina selama kehamilan juga dapat dikaitkan dengan komplikasi kehamilan, seperti kehamilan keguguran atau ektopik.

2. Apa pola perdarahan vagina abnormal?

Durasi, interval, dan jumlah perdarahan vagina mungkin menyarankan jenis kelainan bertanggung jawab untuk pendarahan.

Sebuah durasi abnormal perdarahan haid dapat berupa perdarahan terlalu lama suatu periode (hypermenorrhea), atau terlalu pendek masa (hypomenorrhea).

Interval perdarahan bisa normal dalam beberapa cara. periode menstruasi seorang wanita bisa terjadi terlalu sering (Polimenorea) atau terlalu jarang (oligomenore). Selain itu, durasi dapat bervariasi berlebihan dari siklus ke siklus (metrorrhagia).

Jumlah (volume) dari perdarahan juga dapat abnormal. Seorang wanita bisa mengalami perdarahan terlalu banyak (menorrhagia) atau volume terlalu sedikit (hypomenorrhea). Kombinasi perdarahan yang berlebihan dikombinasikan dengan pendarahan di luar perkiraan waktu menstruasi disebut sebagai menometrorrhagia.

3. Apakah wanita itu ovulasi?

Biasanya, ovarium melepaskan telur setiap bulan dalam suatu proses yang disebut ovulasi. ovulasi normal adalah diperlukan untuk periode menstruasi teratur. Ada petunjuk tertentu yang berovulasi seorang wanita biasanya termasuk interval menstruasi yang teratur, keluarnya lendir vagina tengah antara siklus haid, dan gejala bulanan termasuk nyeri payudara, retensi cairan, kram menstruasi, nyeri punggung, dan perubahan mood. Jika perlu, dokter akan memesan tes darah hormon (tingkat progesteron), rumah harian suhu tubuh pengujian, atau jarang, sampling pada lapisan rahim (endometrial sampling) untuk menentukan apakah atau tidak seorang wanita berovulasi dengan normal.

Di sisi lain, tanda-tanda bahwa seorang wanita tidak berovulasi teratur termasuk lama perdarahan pada interval yang tidak teratur setelah tidak memiliki periode menstruasi untuk beberapa bulan, terlalu rendah kadar progesteron darah pada paruh kedua dari siklus menstruasi, dan kurangnya suhu tubuh normal fluktuasi selama masa ovulasi diharapkan. Kadang-kadang, dokter menentukan bahwa seorang wanita tidak berovulasi dengan menggunakan sampling endometrium dengan biopsi.

Apa kondisi menyebabkan perdarahan vagina abnormal pada wanita yang sedang berovulasi teratur?

perdarahan abnormal vagina pada wanita yang sedang berovulasi teratur, paling sering melibatkan berlebihan, sering, tidak teratur, atau turun perdarahan. Beberapa kondisi umum yang menghasilkan masing-masing gejala ini dibahas di bawah.

perdarahan menstruasi berat (menorrhagia)

perdarahan haid yang terlalu berat, menorrhagia disebut, adalah perdarahan haid yang lebih besar dari 5 sendok makan per bulan. Kondisi ini terjadi pada sekitar 10% perempuan. Pola paling umum menorrhagia adalah perdarahan yang berlebihan yang terjadi dalam siklus menstruasi yang teratur dan dengan ovulasi normal.

Ada beberapa alasan penting yang menorrhagia harus dievaluasi oleh dokter. Pertama, menorrhagia dapat menyebabkan penderitaan emosional seorang wanita besar dan gejala fisik, seperti kram parah. Kedua, kehilangan darah bisa begitu parah sehingga menyebabkan jumlah darah berbahaya menurunkan (anemia), yang dapat mengakibatkan komplikasi medis dan gejala seperti pusing dan pingsan. Ketiga, akan ada penyebab menorrhagia berbahaya yang memerlukan pengobatan yang lebih mendesak.

Jinak (bukan kanker) penyebab menorrhagia meliputi:

* Uterus fibroid (tumor jinak dari jaringan otot polos),

* Polip endometrium (pertumbuhan jinak kecil yang menonjol ke dalam rahim),

* Adenomiosis,

* Intrauterine device (IUD's),

* Fungsi tiroid kurang aktif (hipotiroidisme),

* Gangguan autoimun disebut lupus eritematosus sistemik,

* Gangguan pembekuan darah seperti gangguan pendarahan warisan, dan

* Obat tertentu, terutama yang mengganggu pembekuan darah.

Meskipun tidak umum, menorrhagia dapat menjadi tanda kanker endometrium. Sebuah kondisi yang berpotensi prakanker dikenal sebagai hiperplasia endometrium juga dapat mengakibatkan pendarahan vagina abnormal. Situasi ini lebih sering pada wanita yang berusia lebih dari 40.

Meskipun ada banyak penyebab menorrhagia, pada kebanyakan wanita, penyebab spesifik dari menorrhagia tidak ditemukan bahkan setelah evaluasi medis penuh. Para wanita ini dikatakan memiliki perdarahan uterus disfungsional. Meskipun tidak ada penyebab spesifik dari perdarahan vagina abnormal ditemukan pada wanita dengan pendarahan uterus disfungsional, ada pengobatan tersedia untuk mengurangi keparahan kondisi.

Perdarahan vagina yang tidak teratur, menstruasi yang terlalu sering (Polimenorea)

masa haid yang abnormal sering (Polimenorea) dapat disebabkan oleh penyakit menular seksual tertentu (PMS) (misalnya klamidia atau gonore) yang menyebabkan peradangan di dalam rahim. Kondisi ini disebut penyakit radang panggul. Endometriosis adalah suatu kondisi dari penyebab yang tidak diketahui yang dapat menyebabkan nyeri panggul dan Polimenorea. Kadang-kadang, penyebab Polimenorea tidak jelas, dalam hal ini wanita dikatakan telah perdarahan uterus disfungsional.

Periode menstruasi pada interval yang tidak teratur (metrorrhagia)

periode menstruasi tidak teratur (metrorrhagia) dapat disebabkan oleh pertumbuhan jinak di leher rahim, seperti polip leher rahim. Penyebab pertumbuhan ini biasanya tidak diketahui. Metrorrhagia juga bisa disebabkan oleh infeksi pada rahim (endometritis) dan penggunaan pil KB (kontrasepsi oral). Kadang-kadang setelah evaluasi, dokter wanita mungkin menentukan bahwa metrorrhagia dia tidak memiliki penyebab yang diidentifikasi dan bahwa evaluasi lebih lanjut tidak diperlukan pada saat itu.

Perimenopause adalah periode waktu yang mendekati transisi menopause. Hal ini sering ditandai dengan siklus haid tidak teratur, termasuk periode menstruasi pada interval yang tidak teratur dan variasi dalam jumlah aliran darah. penyimpangan menstruasi mungkin mendahului onset menopause benar (didefinisikan sebagai tidak adanya periode selama satu tahun) dengan beberapa tahun.

Penurunan jumlah atau durasi menstruasi (hypomenorrhea)

Fungsi tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) atau penyakit ginjal tertentu dapat menyebabkan kedua hypomenorrhea. pil kontrasepsi oral juga dapat menyebabkan hypomenorrhea. Hal ini penting bagi wanita untuk mengetahui bahwa periode ringan, pendek, atau bahkan haid tidak ada sebagai akibat dari mengambil pil kontrasepsi oral tidak menunjukkan bahwa efek kontrasepsi dari pil kontrasepsi oral tidak memadai. Pada kenyataannya, banyak wanita menghargai ini "efek samping" kontrasepsi oral.

Perdarahan antara periode menstruasi (perdarahan intermenstrual)

Perempuan yang sedang berovulasi biasanya dapat mengalami perdarahan ringan (kadang-kadang disebut sebagai "bercak") antara periode menstruasi. metode pengendalian kelahiran hormonal (pil kontrasepsi oral atau patch) serta penggunaan IUD untuk kontrasepsi kadang-kadang dapat menyebabkan perdarahan antara periode cahaya. Stres psikologis, obat-obat tertentu seperti obat antikoagulan, dan fluktuasi kadar hormon semua mungkin penyebab perdarahan cahaya antara periode. Kondisi lain yang menyebabkan perdarahan haid yang tidak normal, atau perdarahan pada wanita yang tidak berovulasi teratur (lihat di bawah) juga dapat menjadi penyebab pendarahan intermenstrual.

Apa kondisi menyebabkan perdarahan vagina abnormal pada wanita yang TIDAK berovulasi teratur atau perdarahan vagina setelah menopause?

Banyak kondisi dapat mengganggu fungsi yang tepat dari hormon wanita yang diperlukan untuk ovulasi. Sebagai contoh, banyak kondisi atau keadaan yang dapat menyebabkan oligomenore (penurunan jumlah periode menstruasi dan / atau jumlah aliran dari biasanya) seperti:

* Jika seorang wanita memiliki penyakit medis yang kronis atau berada di bawah tekanan medis atau emosional yang signifikan, dapat mulai mengalami kerugian periode menstruasi.

* Kerusakan pada bagian tertentu dari otak, yang disebut hypothalamus, dapat menyebabkan oligomenore.

Anorexia nervosa * adalah sebuah gangguan makan yang terkait dengan ketipisan yang berlebihan yang menyebabkan banyak konsekuensi medis yang serius serta oligomenore atau amenore (tidak adanya periode menstruasi).

* Sindrom ovarium polikistik (PCO atau POS) merupakan masalah hormonal yang menyebabkan wanita memiliki berbagai gejala yang termasuk tidak teratur atau tidak menstruasi, jerawat, obesitas, infertilitas, dan pertumbuhan rambut yang berlebihan, yang terdeteksi dengan tes darah.

Hilangnya lengkap ovulasi disebut sebagai anovulasi. Karena ovulasi memungkinkan tubuh untuk menjaga pasokan yang cukup dari progesteron, anovulasi adalah suatu kondisi di mana keseimbangan hormon wanita adalah berujung terhadap estrogen terlalu banyak dan tidak cukup progesteron. Kelebihan estrogen merangsang pertumbuhan lapisan rahim. Hasilnya adalah bahwa lapisan rahim menjadi terlalu tebal, yang akhirnya menyebabkan peningkatan risiko pra-kanker rahim atau kanker rahim selama bertahun-tahun. Dalam rangka untuk menggantikan progesteron dan membentuk keseimbangan hormon yang tepat, dokter akan memberikan resep baik progesteron akan diambil secara teratur, atau kontrasepsi oral yang mengandung progesteron. pengobatan tersebut secara dramatis mengurangi risiko kanker rahim pada wanita yang tidak ovulasi. Karena kanker rahim hasil dari bertahun-tahun anovulasi, setiap wanita dengan anovulasi yang berkepanjangan perlu dirawat untuk menghindari terkena kanker rahim.

Wanita yang pascamenopause (mereka yang belum memiliki periode menstruasi selama 12 bulan berturut-turut atau lebih) tidak akan mengalami pendarahan vagina. Setiap perdarahan vagina dianggap tidak normal pada wanita menopause. Wanita yang memakai kombinasi estrogen dan terapi hormon progesteron (HRT atau HT) mungkin mengalami beberapa ringan, perdarahan vagina yang tidak teratur selama enam bulan pertama pengobatan. Demikian juga, wanita postmenopause yang mengambil rejimen hormon siklik (oral estrogen dan progestin selama 10-12 hari per bulan) mungkin mengalami beberapa perdarahan vagina yang mirip dengan periode menstruasi untuk beberapa hari setiap bulan.

Postmenopause wanita yang mengalami pendarahan vagina berat atau lama sementara pada terapi hormon selalu harus ke dokter untuk menyingkirkan penyebab yang lebih serius pendarahan vagina. Kurang menyebabkan sering terjadi tetapi serius pendarahan vagina pada wanita menopause termasuk kanker endometrium atau hiperplasia (pertumbuhan berlebih dari jaringan dinding rahim, yang dapat prakanker dalam beberapa kasus).

Apa yang menyebabkan perdarahan vagina selama atau setelah hubungan seksual?

Pendarahan dari vagina dapat terjadi selama atau setelah hubungan seksual untuk beberapa alasan termasuk:

* Luka-luka ke dinding vagina atau introitus (pembukaan ke vagina) selama hubungan seksual

* Infeksi (misalnya, gonore, klamidia, infeksi jamur) dapat menjadi penyebab pendarahan vagina setelah hubungan seksual.

* Menurunkan kadar estrogen pada wanita menopause peri-atau postmenopausal dapat menyebabkan lapisan vagina menjadi tipis dan mudah meradang atau terinfeksi, dan perubahan ini dapat dikaitkan dengan pendarahan vagina setelah hubungan seks.

lesi anatomi *, seperti tumor atau polip di leher rahim atau dinding vagina dapat menyebabkan perdarahan vagina selama atau setelah berhubungan.

Wanita yang mengalami perdarahan vagina selama atau hubungan seksual berikut selalu harus mengunjungi dokter mereka untuk menentukan penyebab pendarahan.

Apa yang menyebabkan perdarahan vagina abnormal selama kehamilan?

Banyak wanita memiliki beberapa jumlah perdarahan vagina selama kehamilan. Beberapa studi menunjukkan bahwa sampai 30% dari wanita hamil akan mengalami beberapa derajat perdarahan vagina saat mereka hamil. perdarahan vagina selama kehamilan lebih umum dengan kembar dan kehamilan multipel selain dengan kehamilan tunggal (kehamilan dengan satu janin).

Kadang-kadang wanita mengalami jumlah yang sangat sedikit perdarahan dalam dua minggu pertama kehamilan, biasanya sekitar waktu periode menstruasi yang diharapkan. Ini sedikit pendarahan kadang-kadang disebut sebagai "pendarahan implantasi." Dokter tidak tahu dengan pasti apa yang menyebabkan perdarahan ini, tetapi mungkin terjadi sebagai akibat dari telur dibuahi menanamkan pada dinding rahim.

Jumlah perdarahan, tahap kehamilan, dan gejala terkait semua bisa membantu menentukan penyebab perdarahan vagina pada kehamilan. Sementara perdarahan vagina dalam kehamilan tidak berarti masalah dengan kehamilan, wanita yang mengalami pendarahan selama kehamilan harus selalu dievaluasi oleh dokter.

Penyebab perdarahan vagina pada kehamilan termasuk keguguran, lokasi abnormal plasenta, kehamilan ektopik, infeksi leher rahim atau polip, dan persalinan prematur. kondisi kronis medis dan menggunakan obat juga dapat berhubungan dengan perdarahan vagina selama kehamilan.

Apa tes diagnostik yang digunakan untuk mengevaluasi perdarahan vagina abnormal?

* Seorang wanita yang memiliki periode menstruasi yang tidak teratur memerlukan pemeriksaan fisik dengan penekanan khusus pada payudara, tiroid, dan daerah panggul. Selama pemeriksaan panggul, dokter mencoba untuk mendeteksi polip leher rahim atau massa yang tidak biasa di rahim atau ovarium.

* Pap smear juga dilakukan untuk menyingkirkan kanker serviks. Sementara Pap smear sedang diperoleh, mungkin sampel yang diambil dari leher rahim untuk menguji adanya infeksi seperti klamidia atau gonore.

* Tes kehamilan adalah rutin jika perempuan itu premenopause.

* Hitung darah dapat dilakukan untuk menyingkirkan jumlah darah rendah (anemia) yang disebabkan oleh hilangnya darah yang berlebihan.

* Jika sesuatu dalam pasien (atau keluarganya) latar belakang medis atau pemeriksaan fisik menimbulkan kecurigaan dokter, tes untuk menyingkirkan gangguan pembekuan darah tertentu dapat dilakukan.

* Kadang-kadang, sampel darah akan diuji untuk mengevaluasi fungsi tiroid, fungsi hati, atau kelainan fungsi ginjal.

* Tes darah untuk tingkat progesteron atau charting suhu tubuh harian mungkin disarankan untuk memverifikasi bahwa wanita berovulasi.

* Jika dokter mencurigai bahwa ovarium gagal, seperti dengan menopause, darah tingkat follicle-stimulating hormone (FSH) dapat diuji.

* Tes darah tambahan hormon dilakukan bila dokter mencurigai ovarium polikistik, atau jika pertumbuhan rambut berlebihan hadir.

* Sebuah USG panggul sering dilakukan berdasarkan riwayat kesehatan wanita dan pemeriksaan panggul.

* Jika seorang wanita tidak cukup menanggapi pengobatan medis, jika dia di atas usia 40, atau jika dia mengalami pendarahan vagina yang persisten antara periode nya, sampling pada lapisan rahim (disebut sampel endometrium atau biopsi endometrium) sering dianalisis. Endometrial sampling membantu untuk menyingkirkan kanker atau prakanker di dalam rahim, atau dapat mengkonfirmasi kecurigaan bahwa seorang wanita tidak ovulatin

Bagaimana pengobatan perdarahan vagina yang tidak teratur?

Pengobatan untuk perdarahan vagina yang tidak teratur tergantung pada penyebab yang mendasari. Setelah penyebabnya ditentukan, dokter memutuskan apakah pengobatan benar-benar diperlukan. Kadang-kadang, semua yang diperlukan adalah untuk menyebabkan berbahaya untuk dikesampingkan dan menentukan bahwa pendarahan vagina yang tidak teratur tidak mengganggu wanita itu cukup untuk menjamin pengobatan atau perawatan. Jika tiroid, hati, ginjal, atau masalah pembekuan darah ditemukan, pengobatan diarahkan terhadap kondisi ini.

Pengobatan untuk perdarahan vagina yang tidak teratur tergantung pada penyebabnya. Contohnya adalah dijelaskan di bawah ini:

* Jika penyebab perdarahan adalah kurangnya ovulasi (anovulasi), dokter mungkin meresepkan baik progesteron akan diambil secara teratur, atau kontrasepsi oral, yang berisi progesteron, untuk mencapai keseimbangan hormon yang tepat. pengobatan tersebut secara dramatis mengurangi risiko kanker rahim pada wanita yang tidak ovulasi.

* Jika penyebab pendarahan vagina yang tidak teratur adalah perubahan prekanker pada lapisan rahim, obat progesteron mungkin diresepkan untuk mengurangi penumpukan prakanker jaringan lapisan rahim dalam upaya untuk menghindari operasi.

* Ketika seorang wanita telah tanpa mens kurang dari enam bulan dan perdarahan tidak teratur, penyebabnya mungkin transisi menopause. Selama masa transisi ini, seorang wanita kadang-kadang menawarkan kontrasepsi oral untuk membentuk pola perdarahan yang lebih teratur, untuk memberikan kontrasepsi sampai ia menyelesaikan menopause, dan mengurangi hot flashes. Seorang wanita yang ditemukan menopause sebagai penyebab pendarahan yang tidak teratur dia juga dapat menerima konseling menopause jika dia memiliki gejala-gejala mengganggu.

* Jika penyebab pendarahan vagina yang tidak teratur adalah polip atau pertumbuhan jinak lainnya, ini kadang-kadang diangkat melalui pembedahan untuk mengontrol perdarahan karena mereka tidak dapat diobati dengan obat-obatan.

* Jika penyebab perdarahan adalah infeksi, antibiotik diperlukan. Pendarahan selama kehamilan memerlukan evaluasi segera oleh dokter kandungan. Endometriosis dapat diobati dengan obat-obatan dan / atau pembedahan (misalnya laparoskopi).

* Kadang-kadang, penyebab perdarahan yang berlebihan tidak terlihat setelah menyelesaikan pengujian (perdarahan uterus disfungsional). Dalam kasus ini, kontrasepsi oral dapat meningkatkan kontrol siklus dan mengurangi perdarahan.

* Jika perdarahan yang berlebihan dan tidak bisa dikendalikan oleh obat, prosedur bedah disebut dilatasi dan kuretase (D & C) mungkin diperlukan. Selain mengurangi perdarahan yang berlebihan, D & C menyediakan informasi tambahan yang dapat menyingkirkan kelainan pada lapisan rahim.

* Kadang-kadang, histerektomi diperlukan ketika obat hormon tidak dapat mengendalikan perdarahan yang berlebihan. Namun, kecuali penyebabnya adalah pra-kanker atau kanker, operasi ini hanya harus menjadi pilihan setelah solusi lain telah dicoba.

Banyak prosedur baru sedang dikembangkan untuk mengobati beberapa jenis pendarahan vagina yang tidak teratur. Sebagai contoh, studi sedang dilakukan untuk mengevaluasi teknik yang selektif memblokir pembuluh darah yang terlibat dalam pendarahan. Metode-metode yang lebih baru mungkin menjadi pilihan rumit kurang untuk beberapa pasien dan karena mereka dievaluasi lebih lanjut kemungkinan besar mereka akan menjadi lebih banyak tersedia.

Pendarahan vagina Sekilas

* Perdarahan normal vagina adalah darah periodik yang mengalir sebagai debit dari rahim wanita.

* Normal perdarahan vagina juga disebut menorrhea. Proses di mana menorrhea terjadi adalah menstruasi disebut.

* Dalam rangka untuk menentukan apakah perdarahan yang abnormal dan penyebabnya, dokter harus menjawab 3 pertanyaan: Apakah wanita hamil? Apakah pola pendarahan? Apakah dia berovulasi?

* Abnormal perdarahan vagina pada wanita yang sedang berovulasi teratur paling sering melibatkan berlebihan, sering, tidak teratur, atau turun perdarahan.

* Ada banyak penyebab perdarahan vagina abnormal yang berhubungan dengan ovulasi tidak teratur.

* Seorang wanita yang memiliki periode menstruasi yang tidak teratur memerlukan pemeriksaan fisik dengan penekanan khusus pada payudara, tiroid, dan daerah panggul.

* Pengobatan untuk perdarahan vagina yang tidak teratur tergantung pada penyebab yang mendasari. Setelah penyebabnya ditentukan, dokter memutuskan apakah pengobatan benar-benar diperlukan.